PM Inggris Terjungkal Isu Brexit

464 views
- Advertisement -

Pengawasan di Tapal Batas
Klausul backstop terkait dengan pengaturan perbatasan antara Irlandia Utara yang merupakan wilayah Kerajaan Inggris dan Republik Irlandia yang anggota UE.

Backstop dilakukan untuk mencegah pemeriksaan ketat di perbatasan jika Inggris dan UE tidak berhasil mencapai kesepakatan dagang selama 21 bulan pasca transisi Brexit dari UE, 29 Maret 2019 hingga 31 Dec. 2020.

Pemberlakuan klausul backstop akan membuat posisi Irlandia Utara “nyambung” dengan aturan UE yang memungkinkan kebebasan pergerakan barang dan manusia terus berlanjut.

Intinya, backstop bertujuan mencegah pengawasan ketat di tapal batas Republik Irlandia dan Irlandia Utara walau klausul ini kontroversial karena bersifat tidak terbatas dan memosisikan hubungan Irlandia dengan UE berbeda ketimbang wilayah Inggeris lainnya.

Sejumlah anggota parlemen dari Irlandia Utara sebelumnya juga mengungkapkan kekhawatiran mereka, akan terjadi perpecahan bila klausul backstop diterapkan, terutama mengingat jangka waktunya yang tidak terbatas.

Sebaliknya, UE bergeming untuk tidak membuka negosiasi atas klausul backstop yang ditandatangani November 2018, kecuali memberi tenggat 30 hari bagi Inggris untuk menyampaikan rancangan klausul yang lebih baik.

Isu Brexit merupakan ujian demokrasi bagi Inggeris yang membuat rakyatnya terbelah di tengah polarisasi pro-kontra ” (VOA/Reuters/ns).

- Advertisement -