Otoritas Hong Kong dan China (sementara) Takluk

228 views
- Advertisement -

Keputusan Lam mencabut RUU Ekstradisi juga disambut positif bursa pasar keuangan Hong Kong ditandai naiknya indeks MSCI 5,4 persen, Rabu (4/9) yang membuat lega para pemodal di tengah berlangsungnya gelombang unjukrasa dan perang dagang AS dan China.

Sebaliknya Sekjen kelompok pengunjukrasa Demosisto, Joshua Wong menilai, penarikan RUU ekstradisi tersebut sudah sangat terlambat, sudah menelan tujuh korban jiwa dan lebih 1.000 orang ditangkap.

“Luka mendalam (akibat kekerasan oleh aparat-red), sukar dipulihkan, walau Lam mengundurkan diri pun, warga tidak menilainya sebagai aksi yang tulus, “ ujarnya.

Nasib Lam sendiri tidak bisa dipastikan, karena tidak jelas, apakah keputusunnya mencabut UU Ekstradisi atas inisiatifnya sendiri atau sudah direstui otoritas China daratan yang semula bergeming untuk tidak akan takluk pada tuntutan publik Hon Kong.

Satu lagi tuntutan publik yang tidak bisa dipenuhi Lam adalah pembentukan komisi pencari fakta atas kasus-kasus kekerasan yang dilakukan aparat terhadap pengunjukrasa.

“Kisah kisruh Hong Kong belum berakhir. Waktu yang akan membuktikannya”

- Advertisement -