AS Siap Serang Iran

5.122 views
Gugus tugas Armada ke-V AS a.l. diperkuat kapal induk USS Abraham Lincoln sudah bersiaga di teluk Parsi, menghadapi potensi konflik dengan Iran.
- Advertisement -

SERANGAN terhadap Iran dipilih sebagai salah satu opsi yang akan dilancarkan Amerika Serikat guna melindungi kepentingannya termasuk perusahaan-perusahaan minyaknya di kawasan Timur Tengah jika negara itu terbukti di balik serangan drone ke dua kilang minyak di Arab Saudi, Sabtu lalu (14/9).

AS seperti dinyatakan Presiden Donald Trump di Washington (27/9), melontarkan signal keras bahwa pihaknya tidak akan berpangku tangan saja membiarkan Arab Saudi membela diri.

Dua kilang minyak, Abqaiq dan Khurais yang dikelola perusahaan AS Aramco terbakar hebat, Sabtu lalu (14/9) akibat serangan pesawat-pesawat nirawak (drone), diduga dilakukan oleh Iran atau kelompok anti AS di Irak.

Milisi Houthi di Yaman dukungan Iran yang sudah 227 kali melancarkan serangan rudal balistik ke wilayah Arab Saudi juga sudah mengklaim, pihaknya yang bertanggungjawab atas serangan Sabtu lalu.

Saudi kehilangan separuh dari sekitar 10 juta barel per hari produksi minyaknya atau lima persen dari produksi minyak global akibat serangan itu. Menurut catatan, kilang Abqaiq dan Kuraish memiliki deposit minyak sekitar 20 milyar barel.

Trump lebih jauh mengingatkan, ada alasan yang bisa dipercaya bahwa pihaknya sudah tahu siapa pelakunya dan kini tinggal menunggu verifikasi dari Saudi, lalu mereka akan menentukan langkah berikutnya.

Menlu Iran, Abbas Mousavi menganggap tudingan terhadap negaranya sebagai pelaku serangan tidak berdasar dan ngawur, begitu pula Irak yang pasca tumbangnya rezim Saddam Husein berhubungan baik dengan AS, menjamin wilayahnya tidak akan digunakan menyerang negara tetangga. Irak dan Iran terlibat perang perbatasan antara 1980 – 1988 yang merenggut ratusan ribu tentara kedua belah pihak.

Sedangkan Menlu AS Mike Pompeo cenderung menuduh Iran di balik serangan itu sehingga negaranya bersama sekutu dan mitra-mitranya akan meminta pertanggungan jawab Iran dan menjaga pasokan minyak berjalan baik.

- Advertisement -