Safe House Berikan Layanan Kesehatan bagi Warga Terdampak Kabut Asap

426 views
- Advertisement -

RIAU –  Sejak meluasnya kabut asap, Dompet Dhuafa melalui relawan di kantor cabang, langsung menggelar aksi mulai dari memadamkan titik-titik panas di lokasi terbakarnya hutan dan lahan, membagikan masker kepada masyarakat, menggelar aksi layanan sehat dan juga menghadirkan safe house, serta menginisiasi adanya safe school untuk tetap menghadrikan kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak di Riau.

“Sedari awal, kami terus menerjunkan tim. Mulai dari membantu pemadaman titik-titik api, membagikan lebih dari 10.000 masker dari berbagai jenis. Kemudian terpenting adalah memantau kesehatan masyarakat melalui aksi layanan sehat dan safe house. Untuk sektor pendidikan, kini juga tengah mematangkan konsep dari kehadiran safe school. Jadi, meskipun kegiatan belajar mengajar belum aktif, anak-anak dapat tetap belajar,” ujar Ali Bastoni,  selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Riau, dilaporkan Taufan YN.

Menurut pantauan lapangan tim Dompet Dhuafa cabang Riau, kabut asap yang menyelimuti Riau, cenderung meningkat. Hampir 90% dari provinsi tersebut masih terselimuti kabut asap. Kabupaten menjadi wilayah terdampak paling parah.

Adanya peristiwa tersebut, membuat masyarakat tidak dapat dengan leluasa beraktivitas. Untuk meminimalisir dampak kabut asap terhadap kesehatan, aktivitas belajar masih diliburkan.

Kondisi yang masih tercatat dalam level bahaya, Dompet Dhuafa terus memaksimalkan tim, baik di cabang maupun menerjunkan tim tambahan dari Disaster Management Center (DMC) dari Jakarta. Kesehatan menjadi konsen utama pada respon peristiwa kabut asap. Mengingat safe house dan pemantauan kesehatan dari tim medis, menjadi kebutuhan yang banyak dicari warga terdampak.

 

- Advertisement -