China dan Korut Semakin Mesra

317 views
Pemimpin Korut Kim Jong Un (kiri) dan mitranya, Presiden China Xi Jin Ping. Keduanya bertekad menjalin hubungan di jalan sosialisme yang abadi dengan mewujudkan perdamaian di kawasan dan dunia.
- Advertisement -

CHINA dan Korea Utara, dua negara saling bertetangga yang juga sobat dalam kesulitan mau pun senang, saling berjanji untuk melanjutkan kerjasama dalam jangka panjang.

Hal itu terungkap dalam pernyataan Presiden China Xi Jin Ping dan mitranya Presiden Korut Kim Jong Un dalam pesan yang disampaikan untuk menandai 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara berhaulan komunis dan sosialis itu.

Presiden Xi pada intinya berharap akan terjalin hubungan jangka panjang antara kedua negara, sebaliknya Kim menyebutkan, hubungan China dan negaranya di jalan sosialisme abadi dan “tidak terkalahkan”.

Seperti dikutip kantor berita Xinhua, menurut Xi, China dan Korut berperan positif dan penting dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Sebaliknya, Kim dalam pernyataan balasannya menyebutkan, China dan Korut akan terus membela sosialisme dan menjaga perdamaian serta stabilitas di Semenanjung Korea dan dunia.

Xi adalah pemimpin China pertama yang melakukan lawatan ke Korut sejak 14 tahun terakhir dan sejak Maret 2018 kedua kepala negara telah lima kali bertemu.

China bagi Korut yang terisolasi terutama dari negara-negara Barat akibat embargo ekonomi PBB terkait dengan rangkaian uji coba rudal dan nuklirnya adalah pendukung di bidang politik dan mitra dagang utamanya.

Walau perdagangan kedua negara anjlok, karena China mulai bergabung untuk mengenakan sanksi atas desakan AS, sebagai mitra utama, namun nilainya masih cukup besar, tercatat impor China sebesar 1,72 milyar dolar AS dan ekspor 3,34 milyar dolar AS pada 2017.

Sejauh ini tiga sanksi ang dijatuhkan oleh PBB masih berlanjut pasca kegagalan pertemuan denuklirisasi antara Kim dan Presiden AS Donald Trump di Panmunjom 1 Juli lalu, di Hanoi Vietnam, 27 Februari lalu dan sebelumnya di Singapura 12 Juni 2018. Pertemuan terakhir antara delegasi AS dan Korut di Stockholm, Swedia, 5 Oktober dilaporkan juga tidak menghasilkan kemajuan apa-apa.

- Advertisement -