Eropa Akan Hadapi Arus Besar Pengungsi

396 views
Arus besar pengungsi akan banjiri Eropa. FILE PHOTO. © Global Look Press / Nicolas Economou
- Advertisement -

JERMAN – Negara-negara Eropa diprediksi segera menghadapi arus besar pengungsi dan migran yang bahkan akan lebih besar daripada pada puncak krisis pengungsi di tahun 2015.

Kekhawatiran itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer kepada Surat Kabar berbahasa Jerman Welt am Sonntag, Ahad (6/10/2010). Ia mendesak negara-negara Eropa membantu Yunani dan Turki mengatasi krisis ini.

“Kita harus berbuat lebih banyak membantu mitra Eropa kita dengan kontrol di perbatasan eksternal UE. Kita telah meninggalkan mereka sendirian terlalu lama, ” ungkap menteri Seehofer yang akan segera mengadakan pertemuan yang melibatkan pemimpin Turki, Yunani dan Presiden Komisi UE Ursula von der Leyen, direncanakan akhir pekan ini.

Menurut Seehofer jika negara Uni Eropa (UE) tidak membantu Yunani dan Turki, UE harus bersiap menghadapi gelombang pengungsi seperti tahun 2015 atau bahkan lebih besar.

Seehofer juga memperingatkan, jika Eropa tidak menemukan solusi untuk menyelesaikan masalah ini, bisa menyebabkan negara-negara di eropa akan kehilangan kendali jika terjadi krisis pengungsi kapan pun terjadi.

Surat kabar Jerman Welt am Sonntag mengutip laporan komisi internal UE yang mengatakan bahwa lebih dari 46.000 pengungsi dan migran tiba di UE dari Turki pada akhir September, yang merupakan 23 persen lebih banyak dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dokumen yang sama mengatakan bahwa 25.000 lebih diprediksi akan datang pada akhir 2019.

Pada pertengahan September, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam akan membuka pintu air pengungsi ke Eropa jika Brussels tidak membantu Ankara dalam rencananya untuk menciptakan “zona aman” selebar 32 kilometer di dalam wilayah timur laut Suriah yang saat ini dipegang oleh milisi YPG Kurdi, yang mana Turki menganggap milisi tersebut sebagai kelompok teroris.

- Advertisement -