Kasus Uighur Hambat Pembicaraan Perdagangan AS dan China

369 views
Ilustrasi demontrasi di kedutaan China di AS tentang kekerasan uighur
- Advertisement -

WASHINGTON – Pembicaraan perdagangan Amerika Serikat dan China semakin redup,  setelah Washington memasukan beberapa perusahaan China ke dalam daftar hitam terkait dengan perlakuan minoritas Muslim uighur.

Presiden Donald Trump  mengatakan harapan mencapai persetujuan tidak besar.

“Kalau sesuatu yang buruk terjadi, saya pikir itu sangat buruk untuk perundingan. Dari sudut pandang politik, itu sangat sulit,” kata Trump,  di Gedung Putih, dilansir VOA.

Sebuah insiden yang semakin memperbesar kontroversi di antara kedua negara adalah cuitan dari seorang pejabat NBA atau Asosiasi Bola Basket Amerika. Dukungan pejabat NBA untuk para petunjuk rasa Hong Kong memicu kemarahan dari China.

Beijing menilai, dukungan Amerika untuk protes pro-demokrasi di Hong Kong sebagai campur tangan atas kedaulatannya.

- Advertisement -