Penjelasan LIPI tentang Kabar Maluku Akan Amblas Jika Palung Laut Longsor

3.896 views
Gambar yang beredar di medsos tentang Maluku akan amblas jika palung laut longsor/ Kompas.com
- Advertisement -

AMBON – Pusat Penelitian Laut Dalam (P2LD) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membantah kabar yang beredar jika posisi Maluku berada di tubir jurang dan akan ambles jika ada longsor palung laut.

Kepala P2LD LIPI Nugroho Dwi Hananato mengatakan Maluku tidak berada di tubir jurang. dan memang ada palung laut, tapi bukan jurang seperti dibayangkan oleh masyarakat yang bisa longsor begitu saja.

Sebelumnya, beredar luas gambar data permukaan dasar laut Maluku yang disebut sebagai hasil foto satelit tiga dimensi Kepulauan Maluku, juga disertai informasi posisi Pulau Ambon dan Lease tepat berada di tubir jurang palung laut paling dalam di dunia.

Pada gambar itu, Pulau Ambon, Lease, dan Seram disebutkan akan ambles di jurang palung apabila terjadi longsor bawah laut, seperti halnya Tanjung Elpaputih yang dikatakan bukan dihantam tsunami, tetapi jatuh menghilang ke dalam Palung Seram, seratus tahun lalu.

Nugroho menyatakan informasi tersebut tidak benar, sebab tidak memiliki landasan dan fakta ilmiah. Dia mengimbau masyarakat  untuk tidak panik dan khawatir akan terjadi bencana mengerikan sebagaimana disebutkan dalam gambar yang tersebar.

“Itu bukan foto tiga dimensi tapi gambar data batimetri atau morfologi dasar laut yang dikirimkan dari satelit. Gambarnya diperkecil jadi jaraknya terlihat dekat tapi sebenarnya jaraknya jauh,” ucapnya, mengutip dari PR, Selasa (15/10/2019).

Ahli geologi itu menjelaskan palung laut terdalam di dunia bukan di Maluku, melainkan Palung Mariana di Kepulauan Mariana, Filipina, yang memiliki kedalaman sekitar 11.000 meter di bawah permukaan laut. Sedangkan di Maluku, palung terdalam berada di Laut Banda, dengan kedalaman diperkirakan 7.700 meter di bawah permukaan laut.

Bebatuan penyusun lereng bawah laut di dalam zona subduksi seperti Laut Banda, umumnya tersusun oleh campuran kerak benua dan kerak samudera sehingga tidak mudah patah maupun longsor begitu saja.

- Advertisement -