Tingkatkan Pola Hidup Sejahtera, Dompet Dhuafa dan LAZ Chevron Hadirkan Kebun Sehat Keluarga

219 views
- Advertisement -

JAKARTA –  Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa bersama dengan Laznas (Lembaga Amil Zakat Nasional) Chevron hadirkan program Kebun Sehat Keluarga (KSK) di Ciracas, Jakarta Timur pada Sabtu (19/10/2019).

“Sebagai bagian dari program produktif Laznas Chevron Jakarta di pilar kesehatan,  kami ingin menggaungkan pola hidup sehat dengan makan sayur mayur. Harapan kami, para Penerima Manfaat selalu sehat,” kata Satya Prihatmoko selaku Direktur Laz Chevron.

Dengan ini, penerima Manfaat tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pengobatan jika mereka bisa menjaga kesehatannya.

Penanaman model vertikultur menjadi metode yang akan digunakan. Yaitu sistem budidaya pertanian yang dilaksanakan secara vertikal atau bertingkat pada skala indoor maupun outdoor.Selain itu dapat tercipta pemanfaatan lahan non produktif, oleh masyarakat sebagai sumber nutrisi harian rumah tangga mereka.

LKC Dompet Dhuafa dengan tim programnya telah melakukan survey untuk menentukan calon penerima manfaat. Nantinya data yang didapat dari survey akan diolah untuk data dasar sebagai acuan pelaksanaan program.

“Saya sangat terima kasih kepada Layanan Kesehatan Cuma – Cuma Dompet Dhuafa dan Laz Chervon yang sudah mengingatkan kepada warga kami untuk pentingnya menerapkan hidup sehat di area rumah. Saya berharap dengan pemberian bibit tanaman sehat ini para warga termotivasi lagi untuk dapat menginformasikan kepada keluarganya untuk menanam bibit tanaman sehat di perkarangan rumahnya. Ucap Dewi Wudiastuti selaku Lurah Rambutan.

Program KSK ini bertujuan mengenalkan penanaman model vertikultur, memberikan informasi pembuatan kompos cair dan kompos kering, kemudian edukasi seputar sumber pangan gizi seimbang.

Diharapkan pengetahuan masyarakat tentang budi daya serta fungsi pemanfaatan terkait sumber pangan sebagai pemenuhan nutrisi sehari hari dapat meningkat.

“Kami berharap setelah program Kebun Sehat Keluarga ini berjalan, masyarakat dapat mengerti dan memahami tentang tata cara pemanfaatan lahan non produktif sebagai tanaman sumber pangan yg dpt membantu mencukupi nutrisi harian keluarga. serta masyarakat dpt memanfaatkan sampah organik rumah tangga sebagai bahan pupuk organik (kompos cair dan padat) untuk tanaman tersebut” Ungkap Danan Panggih Wisastra selaku Program Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa Banten, dalama rilis yang diterima KBK.

- Advertisement -