Polisi Hong Kong Klaim Tidak Sengaja Tembakan Meriam Air ke Masjid saat Demonstrasi Digelar

561 views
Ilustrasi demonstran Hong Kong/ AFP
- Advertisement -

HONG KONG – Kepolisian Hong Kong mengaku tidak sengaja telah melepaskan tembakan meriam air ke arah masjid dalam upaya meredam demonstrasi yang diwarnai kekerasan, pada Minggu (20/10/2019).

Dewan Muslim Hong Kong menegaskan masjid bukanlah sasaran polisi. Bahkan, sejumlah perwira polisi datang meminta maaf dan membantu membersihkan daerah masjid yang terkena tembakan meriam air.

Demonstrasi kebali digelar pada Minggu dan sebagian di antara demonstran yang memakai baju dan masker hitam, melemparkan bom molotov ke kantor polisi di Tsim Sha Tsui, dan api kemudian membakar gerbang bangunan itu.

Kepolisian menanggapinya dengan melepaskan tembakan gas air mata dan mengutus truk meriam air. Selagi polisi mengatasi aksi demonstan di Tsim Sha Tsui, sejumlah toko dan bank China dirusak pengunjuk rasa.

Beberapa demonstran bahkan memicu kebakaran yang melalap sebuah toko pembuat ponsel China di Mong Kok.

Kemarahan massa sebagian disebabkan serangan terhadap pemimpin kelompok prodemokrasi, Jimmy Sham.

Serangan yang dilakukan lima pria bersenjata palu di Mong Kok mengakibatkan Jimmy harus dirawat di rumah sakit. Kemudian pada Sabtu, seorang pria yang membagikan selebaran prodemokrasi ditikam.

Dua kejadian ini ditengarai membuat jumlah pengunjuk rasa kembali melonjak, setelah beberapa pekan terakhir jumlahnya mulai menurun.

Seorang demonstran, Daniel Yeung, mengatakan jumlah orang yang hadir pada aksi Minggu melampaui perkiraannya. “Orang-orang Hong Kong tidak mudah menyerahkan hak mereka untuk berdemonstrasi,” katanya.

“Pemerintah kini menolak memberi izin demonstrasi damai,” timpal demonstran lainnya bernama Avery.

“Itu artinya setiap orang yang keluar rumah secara inheren melanggar hukum. Begitulah taktik yang dipakai pemerintah Hong Kong,” tambahnya, dikutip BBC.

- Advertisement -