Dukun Politik

361 views
Kisah Nyi Roro Kidul sesungguhnya hanya legenda, tapi sangat dipercaya masyarakat Jawa dan Sunda.
- Advertisement -

DALAM perspektif masyarakat Jawa, dukun itu mengandung dua pengertian. Dukun bayi yang mengurus ibu-ibu dalam persalinan, dan dukun klenik yang meramal sesuatu dan mengobati penyakit secara kebatinan, yang kini disebut paranormal. Tapi sesuai perekembangan zaman, kini hadir pula istilah baru, yakni dukun politik dan dukun……cabul!

Dukun cabul sebenarnya sudah lama ada, bahkan sejak era Orde Baru. Dukun cabul awalnya sekedar mengobati penyakit pasien secara ilmu kebatinan. Tapi begitu melihat pasien wanita yang berwajah bening, iman menjadi kalah sama “si imin”, jadilah tindak perkosaan. Dan karena begitu sering peristiwa itu terjadi, istilah “dukun cabul” menjadi membumi, hingga kini.

Dukun politik hadir juga sejak Orde Baru. Ketika transparansi politik belum terjadi, banyak tokoh meramalkan atau memprediksi peristiwa politik berdasarkan perhitungan dan keyakinannya. Di jaman itu tokoh yang terkenal sebagai dukun politik adalah Dr. Soehardiman SE, pendiri SOKSI (Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia). Banyak “ramalan”-nya yang jadi kenyataan, sehingga tak mengherankan saat hendak maju ke Pilpres 2014 Jokowi dan JK minta restu pada Soehardiman SE.

Setelah Soehardiman SE tutup usia Desember 2015, muncul “dukun politik” baru namanya Ki Sabdo Jagad Raya. Dia mengklaim lewat Youtube bahwa diminta presiden terpilih Jokowi untuk mengamankan Sidang Umum MPR 20 Oktober. Tentu saja Istana lewat Jubir Mochtar Ngabalin membantah klaim Mbah Dukun tersebut.

Pelantikan Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin 20 Oktober sore berlangsung dengan lancar, tanpa gangguan. Bertolak dari demo-demo sebelumnya, polisi kerahkan 30.000 personalnya untuk mengamankannya. Nah di sinilah paranormal Ki Sabdo Jagad Raya akan menepuk dada atau mengklaim, pelantikan Presiden Jokowi dan Ma’ruf Amin berlangsung aman dan lancar berkat jasa ritualnya.

- Advertisement -