Assad Berterimakasih Pada Putin Setelah Capai Kesepakatan dengan Erdogan

1.137 views
Ilustrasi Serangan Assad dan sekutu ke Idlib. Foto: Anadolu
- Advertisement -

SURIAH – Presiden Suriah Bashar al-Assad telah menegaskan penolakan  atas setiap invasi tanah Suriah dengan alasan apa pun, dan mencatat  Suriah akan terus memerangi terorisme dengan semua cara yang sah.

Berbicara pada Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa malam melalui telepon, Assad berterima kasih kepada pemimpin Rusia itu karena telah mencapai kesepakatan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk membangun “zona aman” di Suriah timur laut dan melakukan patroli bersama di daerah itu.

Presiden Suriah juga menyatakan dukungan penuhnya untuk hasil pekerjaan, serta kesiapan penjaga perbatasan Suriah, bersama dengan polisi militer Rusia, untuk mencapai perbatasan Suriah-Turki.

Sementara Putin menjelaskan kepada Assad tentang hasil pembicaraannya dengan Erdogan, dan menyoroti bahwa ketentuan utama dari nota kesepahaman yang disepakati selama pertemuan adalah untuk mengembalikan integritas wilayah Suriah dan untuk melanjutkan upaya bersama mengenai penyelesaian politik Suriah, terutama pekerjaan dalam kerangka komite konstitusi negara itu.

Presiden Rusia mengatakan kepada Assad, sebagaimana dilansir Press TV, bahwa perjanjian apa pun antara Turki dan Rusia akan fokus pada memerangi semua jenis terorisme dan membongkar semua agenda separatis di tanah Suriah.

Sebelumnya pada hari itu, Putin dan Erdogan menandatangani nota kesepahaman, yang menyatakan bahwa pasukan Kurdi harus menarik diri dari “zona aman” yang dikuasai Turki di timur laut Suriah dalam waktu 150 jam, setelah itu Ankara dan Moskow akan melakukan patroli bersama di sekitar wilayah tersebut.

Pengumuman itu dibuat beberapa jam sebelum gencatan senjata lima hari yang ditengahi Amerika Serikat antara pasukan Turki dan pimpinan Kurdi dijadwalkan berakhir.

 

- Advertisement -