Gaji Rp 27 Juta Sebulan

3.784 views
Ketika jembatan dan tol banyak dibangun, niscaya pertumbuhan ekonomi meningkat dan akan mensejahterakan rakyat. (Rep: Kontan)
- Advertisement -

DALAM pidato pelantikannya di MPR 20 Oktober lalu, Presiden Jokowi berkeinginan tahun 2045 nanti rakyat Indonesia punya penghasilan atau gaji minimal Rp 27 juta sebulan. Banyak pengamat ekonomi menganggap Jokowi berkhayal, atau mimpi di hari bolong. Padahal  20 tahun mendatang, penghasilan Rp 27 juta sebulan bisa saja tercapai. Cuma pertanyaannya, bagaimana dengan daya beli rakyat. Apa artinya gaji Rp 27 juta sebulan, jika beras sekilo Rp 150.000,-? Maka mending gaji tetap Rp 15 juta, tapi beras sekilo hanya Rp 2.500,-

Apa sih sebetulnya sejahtera itu? Ini istilah yang gampang-gampang susah untuk dijabarkan. Jika merujuk ke KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), sejahtera itu penjelasannya simpel: aman sentosa dan makmur; selamat (terlepas dari segala macam gangguan). Padahal pengertian sejahtera tidak sesederhana itu. Aman, jika tidak punya iman? Makmur, tetapi kufur? Definisi paling pas mungkin: semuanya terjamin!

Saat menyampaikan pidato pelantikannya sebagai Presiden RI kedua kalinya, di depan sidang MPR Jokowi mengatakan antara lain, berkeinginan menjadikan rakyat Indonesia di taun 2045 atau 20 tahun mendatang, penghasilan perkapita penduduk mencapai Rp 27 juta sebulan. Ini untuk rakyat kelas akar rumput pada umumnya. Kalau kalangan elit sih, tak usah menunggu 20 tahun mendatang, sekarang juga banyak yang sudah bergaji Rp 50 juta sebulan, misalnya anggota DPR.

Presiden Jokowi melihat, belum semua rakyat Indonesia sejahtera. Tapi bagaimana mau sejahtera, lha wong  dalam era pemerintahannya nomenklatur Menko Kesejahteraan Rakyat malah dihapuskan. Artinya, selama memerintah 5 tahun, kesejahteraan rakyat belum semua meningkat. Jokowi punya teori, dengan menggenjot pembangunan infrastruktur di mana-mana (jalan tol dan jembatan), nantinya pertumbuhan ekonomi berkembang, dan ekonomi rakyat meningkat.

- Advertisement -