Pengungsi Kurdi Bakar Diri di Kantor PBB untuk Protes Serangan Turki di Suriah

465 views
Tank-tank M-48 Turki dalam formasi penyerbuan ke wilayah Afrin, Suriah yang dikuasai milisi Kurdi (YPG). Eskalasi konflik dikhawatirkan meluas menjadi konflik terbuka antara Turki dan pemerintah Suriah.
- Advertisement -

JENEWA –  Ali Wezir yang berusia 31 tahun, seorang warga kurdi  membakar dirinya sendiri Rabu (23/1/20190) di luar gedung PBB di Jenewa, Swiss, untuk memprotes serangan Turki di Suriah.

Wezir, seorang pengungsi Kurdi Suriah yang tinggal di Jerman, menderita luka bakar pada 80% tubuhnya setelah membakar dirinya sendiri di depan markas besar Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).

Keluarganya mengatakan aksi bakar diri itu untuk menarik perhatian global pada serangan Turki terhadap Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung Amerika di Suriah timur laut.

“Saya berbicara dengannya dua hari sebelum tindakannya itu, dan dia terus mengatakan dia ingin kembali [ke Suriah],” kata saudara perempuannya, Mehbuba, dilansir VOA, Sabtu (26/10/2019).

Silvain Guillaume-Gentil, juru bicara kepolisian Jenewa, mengatakan kepada para wartawan bahwa Wezir diterbangkan ke rumah sakit di Lausanne begitu kobaran api pada tubuhnya berhasil dipadamkan.

- Advertisement -