Betah di Turki, Pengungsi Suriah Enggan Dipulangkan ke Negara Asal

345 views
Ilustrasi
- Advertisement -

ANKARA – Pengungsi Suriah di Turki merasa enggan dipulangkan ke negara asalnya, seiring dengan rencana Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk mengembalikan hingga dua juta pengungsi.

Para pengungsi mengatakan telah mengupayakan kehidupan baru mereka di Turki, sehingga enggan untuk kembali. Sementara itu kelompok-kelompok HAM memperingatkan akan deportasi paksa.

Misalnya saja, pengungsi Suriah yang berhasil menjadi pemilik Restoran Mandy di distrik Aksaray Istanbul yang sudah melayani penduduk setempat selama lebih dari enam tahun.

“Kami tidak akan kembali ke Suriah,” kata pemilik Mandy, Isam Abdi.

Abdi meninggalkan Suriah pada awal perang saudara. Sesampainya di Istanbul, dengan sedikit berbahasa Turki dan tidak memiliki kontak, ia berhasil membangun bisnis yang sukses. Ia sekarang memiliki dua restoran, anak-anaknya sudah menempuh pendidikan di perguruan tinggi, dan menganggap hanya Turki menawarkan masa depan kepadanya.

“Karena perang, tidak aman di sana,” katanya mengenai tanah airnya Suriah.

“Mereka mengatakan di Damaskus aman. Tetapi (tidak) ada listrik, tidak ada gas, tidak ada apa-apa … Lebih mudah untuk hidup di sini. Seperti yang saya katakan, kami membangun kehidupan baru dari nol di sini, dan kehidupan kami berjalan baik. Saya tidak bisa pergi dari Turki dan membangun kehidupan baru di sana,” ujar Abdi, dikutip VOA.

- Advertisement -