Pemerintah Bantah 22 Juta Warga Indonesia Dilaporkan Kelaparan

316 views
gizi buruk
Foto Ilustrasi
- Advertisement -

JAKARTA – Pemerintahan Indonesia membantah pemberitaan terkait hasil riset Asian Development Bank (ADB) bersama International Food Policy Research Institute (IFPRI) yang menyebut  22 juta orang mengalami kelaparan.

Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan media yang memberitakan tersebut tidak sesuai menerjemahkan hasil riset ADB tersebut.

Menurut dia, riset itu hanya menyebutkan mengenai masyarakat yang mengalami gizi buruk bukan kelaparan.

Kementerian sosial tetap menjalankan seluruh program sosial misalnya program menekan gagal tumbuh atau stunting, program bantuan sosial serta jaminan kesehatan nasional

“Vulnerability itu artinya rentan, malnutrition itu artinya gizi buruk bukan kelaparan. Itu salah penggunaan katanya dan itu tidak pas,” Kata Juliari Batubara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Jumat (9/11/2019), dilansir Anadolu.

Untuk menindaklanjuti mengenai riset tersebut, Juliari mengatakan program pemerintah telah berjalan, namun butuh waktu.

 

 

- Advertisement -