Ambruknya SDN Gentong

538 views
SDN Gentong Pasuruan digaris polisi. Ada bau korupsi pada musibah ini.
- Advertisement -

KOMNAS HAM selalu berteriak nyaring, mana kala ada wacana koruptor dihukum mati. Katanya, itu pelanggaran HAM, menghukum mati pencuri uang negara tak menyelesaikan masalah. Tapi bagaimana dengan kejadian tragis di Pasuruan Jatim beberapa hari lalu? Seorang guru dan seorang peserta didik tewas, 11 murid lainnya luka, karena atap gedung SD runtuh gara-gara kontraktor mencuri bestek. Jika begini, apakah korupsi itu bukan pelanggaran HAM?

Berita tentang ambruknya bangunan beratapkan galvalum (baja ringan), berulang kali terjadi akibat menyalahi konstruksi. Kali ini menimpa SDN Gentong Kec. Gadingrejo Kabupaten Pasuruan (Jatim). Tragisnya, musibah itu terjadi saat masih berlangsung kegiatan belajar-mengajar. Seorang murid kelas II Irza Almira (8)  dan guru Selvina Arsy Wijaya (19);  tewas karenanya. Sebelas murid lainnya menderita luka-luka.

Pada masa penjajahan Belanda, infrastruktur pemerintah berupa jembatan dan bendungan digaransi untuk masa 100 tahun. Setelah merdeka, bisa tahan 50 tahun sudah hebat betul. Bahkan karena kontraktornya ingin mbathi banyak, sering nyolong spesifikasi material yang harus dipakai. Resikonya, masa pakai bangunan bisa menjadi lebih pendek. Banyak kejadian, dipakai setahun 2 tahun sudah rusak.

Ketika musibah terjadi di SDN Gentong, yang ambruk hanya bagian atapnya saja, yang terbuat dari baja ringan. Peristiwa sejenis sering terjadi, gara-gara konstruksi yang salah. Jarak kuda-kuda paling aman sekitar 70-80 cm, tapi kontraktor memberanikan diri 100 Cm atau lebih. Model begini bahaya selalu mengintai.

Dugaan bahwa kontraktor ingin mbathi (cari untung) kebanyakan, ternyata benar. Dua kontraktor yang mengerjakan bangunan itu mengaku pada polisi, sengaja mencuri bestek, untuk mengambil untung lebih banyak. Besi kolom mestinya 12 mm, dipasang hanya 8 mm. Mestinya setiap kolom berisi 4 lajur besi, dengan beraninya diisi tiga. Pasir untuk pengecor kolom mestinya dari Lumajang, hanya digunakan besi biasa.

- Advertisement -