Hidup dengan Kaki Palsu, Jamal Tetap Aktif Jualan Baju dan Jadi Suporter Jaks Fals

419 views
- Advertisement -

BOGOR – Jamal (38), salah satu penerima manfaat dari program “Harapan di Langkah Baru” merasa terus bersyukur meski kondisinya tidak sempurna seperti orang lain.

Program “Harapan di Langkah Baru” merupakan program donasi kaki palsu atas sinergi Adira Insurance Syariah dan Dompet Dhuafa.

“Prinsip saya, apapun yang Allah kasih, ya syukuri saja. Kena musibah atau nggak. Kita harus tetap bersyukur. Ingat, Allah pasti kasih jalannya,” ujar Jamal.

Tahun 1997, Jamal kehilangan kaki ketika sedang berada di dalam kereta. Sempat dirawat dan diobati. Namun bertambah buruk lantaran luka yang baru saja dirawat terbuka lagi secara tidak sengaja “tersentuh” oleh dirinya sendiri, hingga kakinya harus diamputasi.

“Waktu itu seperti kemasukan setan budeg. Bengong terus jatuh. Makanya mas, jangan lupa berdoa kalau mau berpergian,” jelas Jamal, sambil menikmati kopi hangatnya di Lembur Kuring and Sea Food Parung, Bogor, pada Sabtu (2/11/2019) lalu.

Dengan kondisi kaki demikian, tidak menutup semangat Jamal untuk bergelut dalam aktivitasnya selama ini. Sudah tidak terhitung berapa kali menonton langsung pertandingan klub sepak bola Persija yang ia idamkan. Tidak sedikit pula konser Iwan Fals yang tidak ia lewatkan, sehingga ia terkenal bukan dengan sebutan nama aslinya.

“Saya bareng Jak Fals sudah ke mana-mana nonton langsung mereka. Bukti kecintaan saya terhadap mereka (Persija dan Iwan Fals). Nih lihat fotonya, waktu saya sama Mas Iwan. Teman saya sudah di mana-mana. Kalau Mas, bilang Matlau Tongkat, semua Jak Fals pasti kenal. Soalnya dulu sempat pakai tongkat,” tambah Jamal, dilaporkan Fajar dari Dompet Dhuafa.

Sekarang ia sudah memulai usaha baju yang digalakan secara daring. Sistemnya lebih pada pre-order ketimbang ready stock. Ia memberikan modal dan desain. Lalu kawan lainnya yang melakukan sisanya.

- Advertisement -