Meski Difabel, Tanti Sudah Jalani 20 Tahun Sebagai Pemain Tenis Kursi Roda

417 views
- Advertisement -

BOGOR – Tanti (44), salah seorang penerima manfaat kaki palsu dari kolaboasi Adira Insurance Syariah dan Dompet Dhuafa aktif sebagai pemain tenis kursi roda.

Meski secara logika diakui Tanti akan sulit melakukannya, namun dia sudah melewati hobinya itu selama 20 tahun,  dan terkadang membuat tangannya menjadi terluka. Tidak jarang juga genggaman raket rusak, lantaran sering tergesek oleh roda kursi.

“Secara logika memang sulit. Tangan saya aja sempat lecet-lecet. Tapi lama-lama juga bisa. Jadi kebiasaan deh,” ujar Tanti.

Semangat berolahraga merupakan keinginan Tanti dalam menunjukan kawan difabel juga bisa beraktivitas dan olahraga seperti halnya orang lain. “Kawan-kawan (difabel) juga bisa kok. Jika mereka diberi kesempatan. Mereka pasti bisa. Saya yakin akan hal tersebut,” tambah Tanti.

Saat ini Tanti tengah mempersiapkan diri untuk Pekan Paralimpiade Nasional atau Pekan Paralimpik Indonesia (Peparnas) yang gelarannya akan berlangsung pada 2020. Tentunya ia hadir sebagai atlet olahraga tenis kursi roda.

“Januari mendatang saya akan ikuti karantina pelatihan. Nanti pas pertandingan saya kabari pihak Dompet Dhuafa. Kawan-kawan jangan lupa nonton,” tutup Tanti, dilaporkan Fajar, dari redaksi Dompet Dhuafa.

- Advertisement -