Dikecam Dunia, AS “Kekeuh” Bela Yahudi

147 views
Ilustrasi pemukiman Israel di Tepi Barat/ IST
- Advertisement -

PEMERINTAH Amerika Serikat menyatakan dukungannya pada pembangunan permukiman Yahudi di tanah Palestina dan menganggapnya tidak bertentangan dengan hukum internasional.

”Perubahan sikap AS yang mendukung permukiman Yahudi di Palestina sangat berbahaya, “ ungkap harian berbahasa Arab di London “Alquds al Arabi” dalam artikelnya yang terbit, Selasa (19/11) menanggapi pernyataan Menlu AS Mike Pompeo itu.

Seruan agar Israel melepaskan wilayah yang didukinya dalam Perang Arab – Israel 1967 di Jerusalem Timur dan Tepi Barat dimuat dalam Resolusi DK PBB Nomor 242 dan 338, sedang kan dalam Nomor 2334 disebutkan, pembangunan permukiman di kedua wilayah itu ilegal.

Di bawah kecaman dunia dan juga resolusi DK PBB, nyatanya Israel tetap bergeming, malah memindahkan ibukotanya dari Tel Aviv ke Jerusalem, dan sejauh ini sudah membangun 600 ribu unit rumah baru di tengah 2,9 juta warga Palestina di Tepi Barat dan Jerusalem Timur.

Kecaman terhadap sikap AS juga dilakukan oleh mitra-mitranya termasuk negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa (UE), tentu juga oleh Liga Arab termasuk Jordania dan Mesir yang telah membangun kesepakatan damai dengan Israel.

Sementara salah seorang petinggi Palestina, Saeb Erekat menilai, sikap baru AS terkait isu Palestina akan membuat negara adi daya itu semakin terisolasi di kancah pergaulan internasional dan sulit untuk dijadikan mediator netral di Timur Tengah.

Pembangunan permukiman Yahudi di tanah Palestina merupakan salah satu isu paling krusial bagi penyelesaian konflik Israel dan Palestina, selain status Jerusalem Timur dan persoalan sumber air . (Alazeera/Alquds-al-Arabi/ns).

- Advertisement -