Humanesia Ciptakan Energi Positif

19 views
- Advertisement -

JAKARTA (KBK) – Humanesia Dompet Dhuafa kembali hadir membangun energi di akhir tahun. Menurut Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa Yuli Pujihardi Humanesia atau bulan kemanusiaan digulirkan dalam semangat untuk terus merangkul asa semua umat dan menyatu dalam ikatan batin yang sama guna menciptakan energi kebaikan sehingga masyarakat marjinal akan menerima manfaat secara merata. Yuli menambahkan semua lini masyarakat dapat ikut terlibat untuk menciptakan dan menebarkan energi kebaikan.

“Semangat berbagi memang diharapkan mampu membangun mimpi besar anak-anak maupun masyarakat di wilayah terpencil, terpelosok dan terdalam. Untuk ini, Dompet Dhuafa menggelorakan semangat “HUMANESIA” dengan tajuk “Berani ber-bagi,” ucap Yuli.

Ketua Humanesia 2019 Muhammad Ihsan menuturkan kendati telah masuk di tahun ke 4, semangat Humanesia tetap sama, yakni menciptakan energi kemanusiaan yang baik. Energi kemanusiaan merupakan energi dari semua elemen yang ada di masyarakat tanpa melihat suku, agama, ras, dan antar golongan.

Ada pun serangkaian program yang bakal digulirkan dalam Humanesia 2019 yaitu Program Perempuan Tangguh yang didedikasikan untuk para perempuan tulang punggung keluarga. program yang diberikan meliputi pemberian modal usaha dan pelatihan softskill dengan tujuan supaya mereka dapat mandiri dengan cara berwirausaha.

Berikutnya ada Program Hadiah Akhir Tahun untuk Yatim dengan target penerima manfaat anak-anak yatim di 20 titik di Indonesia. Program ke tiga Milenial Membangun, program yang bertujuan untuk mendukung perbaikan sarana belajar dan mengajar bagi sekolah-sekolah marginal di daerah pelosok. Humanesia juga turut mengajak masyarakat untuk memberikan hunian kepada penyintas gempa dalam Program Rumah untuk Palu.

“Program lainnya adalah Hadiah untuk Disabilitas , Hadiah Akhir Tahun untuk Dhuafa, memberikan proteksi satu juta Dhuafa dan tak ketinggalan mengajak masyarakat untuk berwakaf. Ada wakaf Masjid Al Majid, Khadijah Learning Centre dll,” pungkas Ihsan.

- Advertisement -