Dirut Kok Maunya Gratisan

181 views
Pesawat Garuda yang baru dibeli dari Prancis langsung masuk hanggar. Ee, nggak tahunya.....
- Advertisement -

DEMEN yang gratis, agaknya sudah menjadi naluri setiap manusia. Meski punya kekayaan puluhan miliar, jika ditawari hal yang serba gratis mau juga, bahkan ada yang berusaha untuk mendapatkannya. Dia sudah tidak peduli akan pangkatnya lagi, tak peduli bahwa sikap itu bisa menurunkan derajat dan kehormatannya. Bahkan menghilangkannya.

Dulu ada ada mantan mentri Orde Baru yang minta diistimewakan, ketika memasuki daerah wisata. Meski hanya sekedar biaya retribusi Rp 1.000,- Pak Menteri malas merogoh koceknya. Begitu sang menteri membuka kaca mobilnya, petugas langsung terpekik, “Ee, Pak Menteri……” dan sang menteri pun diloloskan masuk meski tanpa bayar retribusi yang hanya Rp 1.000.- itu.

Apakah mental seperti ini warisan para sesepuh dan pendahulu kita? Di awal-awal kemerdekaan Bung Karno sempat dibuat bingung, rakyat naik bis dan kereta api ada yang protes ketika ditarik karcis oleh kondektur. “Masak, sudah jadi bangsa merdeka, naik bis dan kereta api bangsa sendiri kok masih bayar?” begitu keluh rakyat. Mereka lupa bahwa kendaraan umum itu perlu bahan bakar, perawatan, dan ongkos untuk yang mengemudikan.

Sekarang, karakter buruk itu menimpa orang nomer satu di maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Namanya Ari Askhara, yang gajinya miliaran sebulan dan asset milikknya lebih dari Rp 37,5 miliar. Giliran ingin membawa barang mewah miliknya dari Prancis ke Indonsia, dia mencari gratisan, tidak malalui prosedur kepabeanan alias diselundupkan. Mungkin pertimbangannya, ketimbang pesawat  Paris –Jakarta itu ngglondhang (tanpa muatan).

Sejak 2018 beliaunya sudah pesan moge antik Harley Davidson ‘70  dan sepedamewah Brompton seharga Rp 50 juta. Dan pada 17 Nopember lalu barang-barang tersebut dikirim ke Indonesia numpang pesawat Garuda A330-900 yang baru saja dibeli dari Prancis. Dalam pemeriksaan kepabeanan, ternyata barang-barang tersebut tak melalui prosedur resmi, sehingga masuk kategori penyelundupan.

- Advertisement -