Gandeng 30 Negara, Dompet Dhuafa Ingin Berantas Kemiskinan

17 views
- Advertisement -

 

JAKARTA (KBK) – Sebagai bentuk kepedulian terhadap perdamaian dunia, Dompet Dhuafa meluncurkan jaringan global di 30 negara. Peluncuran ini merupakan bagian dari rangkaian acara Youth For Peace Camp 2019 yang diadakan beberapa waktu lalu. Bertajuk Jaringan Global Dompet Dhuafa, acara peluncuran ini dihadiri oleh tak kurang 30 aktivis muda dari 30 negara yang berbeda.

Sementara itu turut hadir dihadiri Direktur Hak Asasi Manusia dan Urusan Kemanusiaan Kementerian Luar Negeri, Achsanul Habib, Founder Asian Moslem Action Network, Abdus Sabur, Program Officer Humanitarian Affairs -ICRC, Ahmad Nasrullah dan Dewan Syariah Dompet Dhuafa.

Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa Imam Rulyawan MARS menuturkan di era indurstri 4.0 ini Dompet Dhuafa meyakini bahwa banyak orang ingin terlibat dalam perdamaian dunia. Imam menambahkan bila mengutip data Badan Pengungsi PBB (UNHCR) pada 2018 terdapat 70,8 juta orang terlantar di seluruh dunia, dengan sekitar 29,8 juta adalah pengungsi dan 92.400 pengungsi di pindahkan ke negara lain.

Konflik berdampak pada meningkatnya jumlah pengungsi dan pencari suaka hingga melarikan diri dari negaranya untuk mencari keamanan. Di sisi lain konflik juga melahirkan kemiskinan. Melalui pembentukan 30 jaringan luar negri Dompet Dhuafa ingin lebih dekat memberikan empower kepada dhuafa. Menurut Imam ini adalah strategi yang baik untuk memberantas kemiskinan, karena kemiskinan adalah akar radikalisme.

“Hari ini kita membangun karena dan demi cinta,” ujar Imam saat acara peluncuran di Jakarta (11/12).

- Advertisement -