Sebelas Tahun Didiagnosis Diabetes dan Gagal Ginjal, Mantan Pesepakbola Sugito Pantang Menyerah

7.823 views
- Advertisement -

MEDAN – Legenda klub sepakbola PSMS medan, Sugito sudah sejak 2008 didiagnosa menderita penyakit diabetes, yang juga telah mengakibatkan gagal ginjal pada dirinya.

Karenanya, kini Sugito juga harus rutin mencuci darah dua kali sepekan. Meski demikian dia masih menyimpan semangat pantang menyerah, di usianya ke 59 tahun.

“Memang sakitnya ini udah gak tertahan, dada sesak, minum pun sudah dibatasi, tidur juga tidak tentu. Tetapi ya saya tetap yakin ada jalan untuk sembuh. Namanya juga usaha,” ungkapnya, dilansir dompetdhuafa.org.

Dia pun mengaku terharu ketika ditemui donatur dan Tim Dompet Dhuafa di RS. Putri Hijau,  “Saya terharu, ada yang peduli untuk membantu saya. Saya tidak menyangka juga, adik-adik bisa datang kemari,” ucapnya.

Dia menyampaikan salam dan ucapkan terima kasih saya untuk donatur dan pimpinan Dompet Dhuafa Waspada.

Dia mengaku sudah kehabisan dana untuk biaya berobat ke berbagai rumah sakit. “Saya sakit sejak 2008, berobat sudah kemana-mana. Biaya sudah habis-habisan dikeluarkan. Apalagi sekarang cuci darah harus dua kali sehari,” ucapnya lirih.

Terkait penyakit yang dideritanya selama sebelas tahun terakhir, pria yang di masa aktifnya menjadi salah satu peraih medali emas PON XI/1985 tersebut mengaku, selama ini sudah banyak menjalani pengobatan, baik medis maupun alternatif.

“Sudah banyak dokter dan rumah sakit yang saya kunjungi. Demikian juga pengobatan alternatif. Namun penyakit ini belum kunjung sembuh,” ujar Sugito.

Namun Sugito masih memilih untuk tetap terus berjuang melawan penyakit yang ia derita hingga peluit panjang terdengar.  Ia percaya bahwa ikhtiarnya tidak boleh berhenti, biar tuhan yang menentukan hasilnya.

 

- Advertisement -