Jakarta Dikepung Banjir, Anies Menuai Cibir

57 views
Banjir di Jakarta dan sekitarnya pada malam tahun baru 2020 akibat hujan ekstrim, rusaknya ekosistem, tumpukan sampah dan dituding pula kelalaian dan ketidak seriusan pemda DKI mengantisipasi dan melakukan tindakan mitigasi.
- Advertisement -

HUJAN esktrim yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Selasa sore (31/12) hingga tahun baru, 1 Januari Rabu siang, merendam sebagian wilayah ibukota dan menghentikan aktivitas warga.

Selain curah hujan 377 mm per hari atau tertinggi sejak 1866 atau 153 tahun lalu, 39 titik banjir di wilayah DKI Jakarta, terbanyak Jaksel (23), Jaktim (7), Jakbar (6), Jakpus (2) dan Jakut (1) serta di wilayah sekitar ibukota lainnya, telah merenggut 27 korban jiwa.

Kel. Rawajati, Kec. Pancoran, Jaksel yang berada di pinggiran Kali Ciliwung terdampak banjir cukup parah dengan ketinggian sampai lima meter sehingga membuat sebagian warga yang baru mengikuti malam tahun baru tidak bisa menyaksikan lagi atap rumah mereka.

Banjir kali ini tidak hanya menyambangi wilayah langganan rutin seperti Cipinang Muara atau Kampung Pulo, tetapi juga tersebar di 400 titik genangan, bahkan Bandara Halim Perdanakusumah juga menghentikan operasi penerbangan, hari Rabu (1/1).

Selain hujan lebat, sikap abai dan ketidaksiapan Pemprov DKI Jakarta di bawah Gubernur Anies Baswedan dituding berkontribusi memicu terjadinya musibah banjir kali ini.

Jangankan terobosan berupa mitigasi bencana banjir, program normalisasi kali-kali yang bermuara di ibukota, pengerukan waduk dan perbaikan sistem drainase pun konon anggarannya disunat, sehingga pekerjaannya mangkrak.

Menteri PUPR Budi Hadimuljono dengan helikopter menyaksikan sendiri, luapan air terjadi di sepanjang separuh atau 16 Km daerah aliran Ciliwung yang belum dinormalisasi, sedangkan lebih separuhnya lagi (17 Km) yang sudah dinormalisasi oleh gubernur sebelumya (Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok) ternyata bebas banjir.

Program tersebut berjalan lamban karena berbagai persoalan di lapangan seperti pembebasan tanah, selain pos anggaran untuk proyek tersebut kabarnya dialihkan untuk proyek lainnya.

- Advertisement -