Cinta Suami Lewat Perut

162 views
Untuk membahagiakan suami, banyak ibu ikut lomba masak-memasak.
- Advertisement -

KAKEK-nenek menasihati pada cucu-cucunya bahwa, cinta suami bisa dibangun melalui perut. Artinya, suami akan tambah sayang pada istrinya, ketika sang istri pintar masak. Sebaliknya, istri yang tidak bisa masak bisa mengancam terjadinya erosi cinta suami. Namun demikian, jangan pula karena sayur masakan istri kemasukan semut saja, suami jadi marah besar dan tega menganiaya secara kejam. Ini bisa terancam masuk penjara gara-gara melanggar pasal KDRT.

Kamis 2 Januari lalu diberitakan, Hendar (25) warga Desa Sagara Kec. Cibalong Kab. Garut (Jabar), tega menganiaya istrinya, SA (21) dengan kejam, gara-gara dalam sayur masakannya ada semut. Tanpa ba bi bu lagi, air panas langsung disiramkan ke punggung istrinya hingga melepuh. Tak ayal lagi Hendar ditangkap polisi dengan tuduhan pelanggaran UU KDRT No. 23 tahun 2004. Ancamannya bisa denda Rp 15 juta atau hukum kurungan maksimal 5 tahun.

Kemungkinan besar Hendar ini lelaki sumbu pendek, gampang tersulut emosinya. Apa sih bahayanya semut hitam, akankah menjadikan rasa makanan berubah? Tidak kan? Tinggal dibuang pakai sendok, habis perkara. Lalu dengan nada lembut dikatakan pada istri, “Ma, lain kali kalau nyayur jangan pakai semut, ya!” Pastilah istri akan senyum kecut, tapi tahu akan kesabaran dan kelembutan suami.

Kakek-nenek dulu sering mengatakan, cinta suami bisa dibangun melalui perut. Artinya, suami bisa bertambah sayang istri karena ibunya anak-anak ini pintar memasak. Apa saja di tangan olahan istri akan menjadi lezat, bikin ilat ngibing (lidah bergoyang) kata orang Banyumas. Ketika suami sudah menjadi fanatik akan makanan istri, itu tanda-tanda pembangunan cinta lewat perut telah berhasil. Dari situ baru menyusul urusan di bawah perut!

- Advertisement -