Tanam Perdana Padi Organik Ramah Lingkungan di Rejosari

79 views
- Advertisement -

MADIUN – Terdorong oleh kesadaran untuk mencintai kelestarian bumi, Dompet Dhuafa bekerjasama dengan LKP (Lembaga Kursus dan Pelatihan) Lembah Kamuning menyelenggarakan serangkaian pelatihan pertanian organik terpadu (POT) di Rumah Belajar Dompet Dhuafa (RBDD) Rejosari, Sawahan, Kab. Madiun.

Para petani mendapatkan pelatihan di dalam kelas mengenai cara mengenali tanah, pengelolaan tanah, pembuatan pupuk organik dan cara tanam yang benar. Pelatihan di dalam kelas yang berlangsung selama lima hari ini dibimbing langsung oleh pakar pertanian dari lembah Kamuning Farm, Sudarmoko.

Setelah pelatihan di dalam kelas, para petani melakukan praktek langsung di lapangan atau dikenal dengan sekolah lapang. Petani Rejosari yang berjumlah 25 orang ini sangat antusias mengikuti semua rangkaian pelatihan, terbukti dari kehadiran mereka yang tak mengenal waktu untuk belajar dan juga langsung praktek di sawah demplot yang disediakan oleh Dompet Dhuafa.

Hari ini, Senin (6/1) para petani bersama inisiator, pendiri dan Pembina Dompet Dhuafa Parni Hadi, serta Kepala Dinas Pertanian Madiun beserta jajarannya melakukan penanaman perdana padi ramah lingkungan di Desa Rejosari Kecamatan Sawahan.

Di acara Tanam Perdana ini, Parni Hadi, jurnalis senior yang berasal dari Rejosari ini menyampaikan keinginan kuatnya untuk membuat petani sejahtera dan mandiri. Dengan pelatihan dan praktek ini, pria yang selalu bangga menyebut dirinya sebagai anak desa ini berharap para petani bisa memiliki kemampuan bertani yang baik dan benar sehingga hasil tani bisa berlimpah dan petani sejahtera.

Sementara itu, Sudarmoko Pakar Pertanian dan Peternakan dari Kuningan Jawa barat, mitra DD di bidang pertanian mengatakan, “Untuk merubah sikap dan perilaku petani itu tidak mudah, semua membutuhkan waktu dan proses yang cukup panjang , dan adanya dukungan dari semua pihak, termasuk dari Dompet Dhuafa, petani yang ada di pedesaan nantinya bisa berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian”.

- Advertisement -