Awas! Longsor Susulan di Bogor

27 views
Longsor landa Sukajaya Bogor/
- Advertisement -

WARGA desa-desa di Kec. Sukajaya, Kab. Bogor yang mengalami musibah longsor awal tahun baru lalu (1/1), diminta tetap siaga, tidak lalai karena potensi longsor lebih besar masih mengintip.

Hal itu diingatkan oleh Satuan Reaksi Cepat Badan Informasi Geospasial (SRCBIG) (10/1) yang berdasarkan hasil observasi mereka, terungkap bahwa tingkat kemiringan lereng sebagian besar wilayah banjir dan longsor pekan lalu cukup terjal.

Ditambah dengan minimnya tutupan bukit di wilayah itu dan tingginya curah hujan, menurut SRCBIG, membuat potensi ancaman banjir dan longsor menjadi tinggi.

Selain itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga mencatat, wilayah tersebut berada pada zona gerakan tanah menengah dan tinggi, sehingga musibah longsor sangat berpotensi bakal terjadi.

Tujuh korban ditemukan tewas dan tiga lagi hilang dalam musibah banjir dan longsor yang menerjang Desa Harkat Jaya, Kec. Sukajaya akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi selama dua hari.

Sampai Jumat sore (10/1), aparat gabungan sudah membuka 16 titik logsor di jalur Kiara Pandak, Kab. Bogor guna memperlancar distribusi logistik ke Desa Urug dan Cisarua yang sebelumnya terisolasi.

Sementara Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Lilik Kurniawan mengingatkan, potensi longsor di jalur Kiara Pandak perlu diwaspadai para sukarelawan logistik mengingat masih tingginya curah hujan.

Ke depannya, dalam program pasca bencana akan dilakukan penanaman tanaman akar wangi (vetiveria zizanioides) di kawasan perbukitan terbuka di wilayah tersebut.

Dalam jangka pendek, untuk mengantisipasi cuaca ekstrim yang kemungkinan melanda wilayah itu sampai 15 Januari nanti, KemenPUPR melakukan perbaikan tanggul, pembersihan sampah dan penempatan pompo-pompa air di lokasi potensi banjir.

Ancaman bencana masih di hadapan mata, tetap waspada!

- Advertisement -