Erupsi Gunung Semeru Disertai Gempa Letusan Sebanyak 17 Kali

476 views
Ilustrasi Erupsi Gunung / Ist
- Advertisement -

LUMAJANG – Gunung Semeru  di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi, Jumat (17/1/2020) sekitar pukul 05:53 WIB.

Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM, Hendra Gunawan mengatakan Semeru erupsi dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 400 meter di atas puncak ( sekitar 4.076 meter di atas permukaan laut).

“Erupsi itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi kurang lebih 2 menit 9 detik,” katanya.

Menurutnya erupsi Gunung Semeru menyemburkan kolom abu yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang yang condong ke arah timur laut.

“Erupsi Gunung Semeru disertai dengan gempa letusan yang tercatat sebanyak 17 kali dengan amplitudo10-23 mm selama 56-130 detik,” tuturnya.

Dia melanjutkan, terekam gempa guguran sebanyak satu kali dengan amplitudo 3 mm yang berdurasi 75 detik, kemudian gempa embusan sebanyak enam kali dengan amplitudo 3-9 mm selama 10-105 detik, dan terekam adanya gempa tremor harmonik sebanyak satu kali dengan amplitudo 2 mm selama 122 detik.

“Berdasarkan pantauan secara meteorologi, cuaca cerah, berawan, dan mendung, kemudian angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara, timur, selatan, dan barat dengan suhu udara 22-29 derajat celcius,” katanya, dilansir Antara.

Hendra mengatakan erupsi seperti itu di Gunung Semeru sering terjadi karena menandakan gunung api tersebut masih aktif dan dampaknya hanya disekitar puncak gunung yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl itu, sehingga tidak ada peningkatan aktivitas.

Ia menjelaskan PVMBG merekomendasikan agar masyarakat dan pendaki mewaspadai gugurnya kubah lava di Kawah Jongring Seloko yang merupakan wilayah bukaan kawah aktif Gunung Semeru.

 

- Advertisement -