Dunia Siaga Hadapi Virus Korona baru

23 views
Sejauh ini tercatat sembilan orang tewas dan 400 orang terinveksi virus corona jenis baru di China. Dilaporkan pula virus tersebut sudah menyebar ke Jepang, Kosel, Thailand dan Filipina.
- Advertisement -

PENCEGAHAN lebih serius penyebaran virus korona tipe baru perlu lebih digencarkan mengingat sejak pasien pertama terdeteksi di Wuhan, China, 8 Desember lalu, kini infeksi yang diakibatkanya sudah merambah kemana-mana.

Menurut otoritas Kesehatan China, sejauh ini sudah enam korban meninggal dan 291 terinveksi virus korona tipe baru (2019-novel corona virus/nCoV).

Selain di Wuhan, kasus korban positif terinveksi virus korona baru juga terendus di Beijing, Guangdong, Zheziang, dan di luar China dilaporkan di Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Thailand, dan juga di Filipina tercatat dilaporkan kasus pertama.

Untuk itu, pemerintah RI menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi penyebaran virus korona tipe baru (2019-novel corona virus/nCoV) itu a.l. dengan memasang pemindai suhu tubuh (thermal scanner) di 135 bandara yang menjadi pintu-pintu masuk, khususnya turis asal China.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, virus korona yang pertama kali terdeteksi di Wuhan berasal dari ordo sama dengan sindrom pernafasan Timur Tengah (MERS-CoV) dan sindrom pernafasan akut parah (SARS-CoV). Bedanya, galur (strain) virus yang baru sebelumnya tidak pernah ditemukan pada manusia.

SARS pernah menyebar dari China ke sejumlah negara di dunia pada periode antara 2002 dan 2003 sehingga menewaskan 800 orang dan menjangkiti lebih delapan ribu orang.

Otoritas China awalnya berupaya menutup-nutupi peristiwa itu, berbeda dengan kejadian saat ini dimana mereka dengan cepat menanggapinya begitu kasus ini muncul dengan menutup pasar ikan Huanan di Wuhan yang diyakini asal penyebaran virus.

Selain merumuskan mekanisme rujukan di RS-RS terkait penyakit akibat infeksi virus korona yang baru dan juga meningkatkan kemampuan tenaga medis melakukan pendeteksian, warga juga diminta menghindari kontak dengan orang yang diduga terinfeksi.

- Advertisement -