Erupsi Merapi Masih Skala Kecil, Warga Diminta Tidak Perlu Khawatir

59 views
Walaupun memuntahkan guguran lava sejak 16 Desember lalu, Gunung Merapi dinyatakan masih aman (foto: tekno tempo)

YOGYAKARTA –  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM mengatakan erupsi Gunung Merapi  yang terjadi pada Kamis kemarin, merupakan skala kecil dan tidak perlu dikhawatirkan.

Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis  pukul 05.16 WIB kembali mengalami erupsi. Pos Pengamatan Gunung Merapi mengamati tinggi kolom abu lebih kurang 2.000 meter di atas puncak.

“Ini yang fase ke 7 dari kronologi aktivitas erupsi G. Merapi sejak 2018 hingga 2020. Aktivitas erupsi masih skala kecil. Ini wajar terjadi,” kata Kepala PVMBG Kasbani.

Mengantisipasi kejadian erupsi, PVMBG mengimbau agar masyarakat di sekitar Gunung Merapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian, dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya.

“Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Merapi yang paling aktual/terbaru,” ujar Kasbani.

Akibat letusan tersebut, daerah sekitar Gunung Merapi dalam radius 10 kilo meter (km) terutama di sektor Selatan seperti wilayah Desa Hargobinangun, Glagaharjo, dan Kepuharjo terjadi hujan abu. Agar tidak mengganggu penerbangan di sekitar wilayah tadi, maka VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation) diterbitkan dengan kode warna Orange.

Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level II (WASPADA) sejak 21 Mei 2018 dengan Zona Perkiraan Bahaya berada dalam radius 3 kilometer dari puncak gunung.

PVMBG juga merekomendasikan agar masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Merapi agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa berupa lontaran material vulkanik dan awan panas dengan jangkauan kurang 3 KM yang bersumber dari bongkaran material kubah lava.