Bencana Banjir dan Longsor di Bandung akibatkan Tanggul Jebol

80 views
Ilustrasi Rumah yang terdampak banjir bandang di Pengalengan/ Ayobandung
- Advertisement -

BANDUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Jawa Barat mengatakan  bencana alam banjir dan longsor membuat tanggul jebol pada Sabtu (15/2/2020) malam.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Enjang Wahyudin di Bandung, Minggu (16/2/2020) mengatakan tanggul jebol terjadi di Kampung Lio RT02 RW 08, Desa Citaman, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung pada Sabtu malam akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut dari pukul 14.00 WIB di daerah Nagreg.

Dikatakannya, banjir di Kabupaten Bandung melanda tiga kecamatan yakni di Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Baleendah dan Kecamatan Bojongsoang.

Dia mengatakan di Kecamatan Dayeuhkolot banjir melanda Desa Dayeuhkolot, Desa Citeureup dan Pasawahan dengan ketinggian air antara 50 hingga 150 cm.

Banjir di Kecamatan Dayeuhkolot membuat 1.413 kepala keluarga (KK) terdampak dan merendam sarana umum berupa 11 unit sekolah dasar, 25 masjid, tiga madrasah, empat bangunan paud, tiga bangunan taman kanak-kanak.

Sedangkan di Kecamatan Baleendah, jumlah warga terdampak banjir mencapai 5.290 KK dan 58 KK mengungsi ke tempat lebih aman.

Selain itu, banjir di Kecamatam Baleendah dengan ketinggian air antara 50 hingga 85 cm mengakibatkan sebanyak 5.003 unit rumah terendam, tiga unit sekolah terendam dan 27 tempat ibadah terendam.

Banjir di Kecamatan Bojongsoang melanda Desa Bojong Soang dan Desa Tegal Luar dengan ketinggian air mencapai 10 hingga 80 cm.

Sementara itu, bencana tanah longsor terjadi di Kampung Bukit Mulya RT07 RW09, Kelurahan Manggahang, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung yang diakibatkan oleh hujan deras sejak Sabtu pukul 14.00 WIB hingga malam harinya, demikian Enjang Wahyudin, dikutip Antara.

- Advertisement -