Rumah Warga Palestina di Yerusalem Terancam Dibongkar akibat Rencana Israel Bangun 9.000 Pemukiman

305 views
Ilustrasi Yerusalem/ liputan6.com
- Advertisement -

YERUSALEM – Rezim Israel dilaporkan berencana untuk membangun 9.000 unit pemukim antara dua lingkungan Palestina di Yerusalem timur yang diduduki al-Quds.

Kelompok pemantau anti-pemukiman Peace Now mengatakan pada hari Selasa bahwa perincian rencana tersebut yakni proyek pertama di kota itu dalam lebih dari 20 tahun dan muncul sehari setelah kementerian transportasi Israel menyetujui proposal kontroversial untuk memperpanjang jalur kereta api dari Tel Aviv ke Kota Tua Yerusalem Timur yang diduduki al-Quds.

Unit-unit pemukiman, sebagaimana dinyatakan Peace Now, seperti dilansir Press TV, akan dibangun di lokasi bandara Atarot yang terletak di al-Quds utara dan di antara dua lingkungan Palestina.

Kelompok pengawas memperingatkan bahwa pembangunan yang direncanakan akan mendorong “ganjalan di jantung kesinambungan perkotaan Palestina antara Ramallah dan Yerusalem Timur, sehingga mencegah pembentukan negara Palestina yang layak dengan ibukotanya di Yerusalem Timur. ”

Peace menambahkan bahwa rencana itu juga mencakup penghancuran puluhan unit perumahan Palestina yang dibangun di daerah itu selama bertahun-tahun.

Lebih dari 600.000 warga Israel tinggal di lebih dari 230 permukiman yang dibangun sejak pendudukan Israel tahun 1967 di wilayah Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur al-Quds.

Banyak komunitas internasional menganggap unit pemukim Israel di tanah yang diduduki sebagai ilegal.

- Advertisement -