Jurus Peluk Beruang, Salah Satu Cara Menghadapi Anak Tantrum

54 views
- Advertisement -

Ketika anak emosi mengamuk atau biasa disebut tantrum, maka bapak ibu guru perlu mengetahui bagaimana tips trik nya agar mampu mengendalikan kembali normal. Usahakan memeluk anak dengan posisi menghadap ke kita. Upayakan tidak di kursi, dapat dilakukan di karpet atau melantai supaya lebih kokoh. Arahkan anak duduk kita pangku dengan arah menghadap ke kita.

Jika anak menghadap ke kita, kita bisa mengantisipasi berbagai gerak gerik anak yang sangat kuat. Satu kaki anak dihimpit di sisi kanan kita, satu kaki lainnya di sisi kiri kita. Tapi tidak boleh membuat anak sakit atau tersesak. Ini memberikan jeda kepada anak yang sedang tantrum.

Kunci berikutnya adalah dialog yang singkat tapi jelas dengan si anak.

“Kakak sedang marah…” (Refrase)

“Oke, ibu Guru tahu kakak lagi marah”

“Ibu bantu ya”

” Tapi, Ibu Guru tak bisa bantu, jika kamu belum berhenti menangis”

Tahap berikutnya adalah berikan batasan waktu. Dapat menggunakan bernyanyi singkat/senandung atau berhitung (misal 1 s/d 10).

“Oke bu Guru akan berhitung, 1 sampai 10. Nanti kalo sudah 10, kakak berhenti ya menangisnya”

“Tidak terlalu cepat, satu … dua … tiga … dst”

Hal lain yang juga bisa membantu adalah menggoyangkan badan (mirip seperti gerak ketika menimang anak bayi saat rewel). Hal ini akan membantu sensoris vestibularnya, yang akan membantu juga produksi hormon antara lain seretonin yang akan menenangkan anak. Kita bisa peluk sambil menggoyangkan. Dengan goyang ke depan belakang, atau kanan kiri, senyaman bapak ibu. Ini membuat kita lebih rileks dalam menghadapi. Dan guru tidak boleh larut dalam emosi.

“Oh maaf kakak belum bisa tenang. Kalo gitu kita ulang lagi ya. Ibu akan lepaskan kalo kakak sudah bisa berhenti menangis”

- Advertisement -