Lima Desa Diselimuti Hujan Abu akibat Erupsi Merapi

134 views
Ilustrasi Gunung Merapi Jawa Tengah/Ist

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan ada lima desa yang terdampak hujan abu akibat letusan Gunung Merapi.

Menurutnya, daerah yang paling terdampak erupsi Merapi saat ini adalah Boyolali, yakni lima desa, empat desa dari Kecamatan Tamansari dan satu desa di Kecamatan Selo.

Gunung Merapi erupsi pada 3 Maret 2020 pukul 05.22 WIB dan tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 450 detik, tinggi kolom erupsi kurang lebih 6.000 meter dari puncak dan awan panas guguran ke arah hulu Sungai Gendol dengan jarak maksimal 2 kilometer dan arah angin saat erupsi bertiup ke Utara.

“Yang di Boyolali sudah dilakukan pembagian masker karena cukup tebal abunya. Mereka butuh masker dan sudah dibagikan ke lima desa,” ujarnya, dilansir Antara.

Dia menginstruksikan jajaran BPBD, SAR dan seluruh lapisan pemerintah untuk siaga.

Ganjar juga memantau perkembangan erupsi Gunung Merapi dan mengantisipasi dampak buruk. “Sampai hari ini masih aman terkendali. Tadi pagi semua melaporkan, khususnya di wilayah Boyolali. Kalau Klaten, Magelang masih terkendali, semuanya masih aman dan bisa ditangani.”

Saat ini seluruh anggota BPBD siaga bersama seluruh perangkat desa, SAR, TNI dan Polri.