“Bersih-bersih” di Istana Arab Saudi

19 views
Raja Salman bin Abdulaziz (kiri) dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) melancarkan pembersihan terhadap kalangan Istana yang diduga akan melakukan makar. Rumor juga beredar hari ini (9/3) yang menyebutkan raja wafat.
- Advertisement -

AKSI penangkapan dilakukan terhadap sejumlah elite di kalangan istana Kerajaan Arab Saudi atas tuduhan merancang kudeta untuk menggulingkan kepemimpinan Putra Mahkota Mohammed bin Salman ( MBS).

Middle East Eye melaporkan, (6/3), empat tokoh kunci yang dicokok adalah Pangeran Ahmed bin Abdulaziz (adik Raja Salman, ayah MBS) yang dicap pembangkang pada MBS , Pangeran Nayef bin Ahmed bin Abdulaziz (Kepala Pasukan Intelijen dan Keamanan, Pangeran Mohammed bin Nayef dan saudara tirinya, Pangeran Nawaf.

Pangeran Mohammed bin Nayef  sebelumnya  pernah dinobatkan sebagai putra mahkota, namun Raja Salman kemudian menetapkan  puteranya (MBS).  Ia memang dikenal secara terbuka sering mengecam  MBS yang juga keponakannya, sedangkan Pangeran Ahmed bin Abdulaziz (78)  adalah adik Raja Salman.

Gunjang-ganjing di kalangan istana Saudi kali ini diduga selain sebagai upaya MBS mengokohkan posisinya, juga memicu spekulasi akan terjadi suksesi kepemimpinan di negara petrodollar itu akibat memburuknya kesehatan Raja Salman (84).   Hari ini (9/3) malah beredar rumour, sang raja wafat.

Pangeran Ahmed termasuk yang paling keras menentang pengangkatan MBS sebagai putera mahkota (dinobatkan 21 Juni 2017) karena dianggap melanggar tradisi kepemimpinan dinasti al-Saud selama ini yang dilakukan antarsaudara putra-putra Raja Abdulaziz bin Saud (pendiri Kerajaan Arab Saudi pada 1902).

Sumber Reuters menyebutkan, Raja Salman  yang selama ini diketahui mengalami dimensia akibat usianya, menandatangani sendiri surat penangkapan saudara-saudaranya yang dianggap membangkang.

Aksi penangkapan di kalangan istana, bukan kali ini dilakukan MBS karena sebelumnya paling tidak 500 elite negeri keluarga kerajaan juga diciduk atas tuduhan korupsi pada 2017 lalu dan mereka diminta untuk mengembalikan asset kerajaan yang dijarah.

Sejauh ini motif sebenarnya terkait penangkapan kalangan istana oleh MBS tersebut masih simpang-siur, ada yang menyebutkan karena MBS mengendus rencana konspirasi untuk menggagalkannya menjadi raja jika ayahnya, Raja Salman yang sudah sakit-sakitan wafat.

- Advertisement -