Dari 637 Jemaah Gereja Bethel yang Ikuti Acara Keagamaan di Lembang, 226 Jemaat Positif Corona

2.475 views
Ilustrasi pemeriksaan virus corona/ tempo.co

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan 226 jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Bandung positif corona dari hasil tes cepat masif, setelah Gereja sempat menggelar acara keagamaan di Lembang, Bandung.

Ridwan Kamil menyatakan hasil tes cepat (rapid test) ini mengagetkan karena penularan virus terindikasi positif pada sepertiga jemaat, yakni dari 637 jemaah gereja Bethel yang dites, 226 nya positif, atau 35%.

Meski begitu, ujar Emil, angka 226 tersebut akan dicek lagi dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Jika terkonfirmasi, angka itu akan dilaporkan ke Kementerian Kesehatan untuk direkap ke data nasional.

Emil menjelaskan, se[erti dilansir VOAIndonesia, GBI sempat menyelenggarakan acara di Lembang pada awal Maret 2020. Kegiatan ini ditetapkan sebagai ‘klaster Seminar Lembang’ setelah seorang pendeta terkonfirmasi Covid-19 beberapa waktu setelahnya.

“Mereka berkumpul, pendetanya melakukan sentuhan fisik. Dan pendetanya sudah meninggal dunia, beserta isterinya, karena Covid-19,” tambahnya.

Pendeta tersebut datang ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Kamis (19/3/2020), karena mengalami sesak nafas. Pendeta berinisial AN yang berusia 70 tahun itu pun meninggal dunia setelah dikonfirmasi positif Covid-19.

Istri yang bersangkutan juga mengalami sesak nafas dan sempat dilarikan ke RSHS. Namun perempuan 62 tahun itu tutup usia pada Jumat (27/3/2020).

Klaster Lembang menjadi salah satu dari empat lokasi penularan Covid-19 di Jawa Barat. Tiga lokasi lain adalah seminar Masyarakat Tanpa Riba di Bogor, seminar Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) di Bogor, dan kegiatan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Karawang.