Gunung Merapi Erupsi Lagi, BPBD Waspadai Runtuhnya Kubah Lava

654 views
Ilustrasi Gunung Merapi Jawa Tengah/Ist

YOGYAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mewaspadai ancaman bahaya Gunung Merapi berupa potensi luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan mengatakan pada Jumat (10/4/2020) kembali terjadi erupsi di Gunung Merapi pada pukul 09.10 WIB. Erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 103 detik. Teramati tinggi kolom erupsi kurang lebih 3.000 meter dari puncak.

“Hasil pantauan TRC BPBD Sleman hingga saat ini di wilayah Kabupaten Sleman nihil terjadi hujan abu. Masyarakat tetap beraktivitas normal seperti biasa dan situasi kondusif terkendali,” katanya.

Ia mengatakan upaya yang dilakukan BPBD Sleman, di antaranya melakukan pantauan situasi kondisi wilayah pascaerupsi dan antisipasi abu vulkanik.

“Kami juga melakukan droping masker 1.000 buah di pos KSM untuk warga dan petugas/relawan di Kalitengah, Desa Glagaharjo, Cangkringan,” ucapnya.

Makwan mengatakan potensi ancaman bahaya saat ini berupa luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava dan jatuhan material vulkanik dari letusan eksplosif.

“Area dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi agar tidak ada aktivitas manusia. Kami minta masyarakat untuk mengantisipasi bahaya abu vulkanik dari kejadian awan panas maupun letusan eksplosif,” katanya, dikutip Antara.

Ia juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Gunung Merapi.