Menjadi Pasutri yang Semakin Mesra Selama Wabah Corona

59 views
Ilustrasi : Pasangan Suami Isteri (dakwatuna)

Oleh : Dr. (C) Fitriani F.S., M.Si., Psikolog.

Pandemi Covid-19 ini datang seperti teror kepada penduduk seluruh dunia. Hal ini menimbulkan kecemasan dan kegundahan tersendiri.

Bentuk-bentuk kecemasan karena pandemi Covid-19 ini adalah : takut tertular, takut mati, takut anggota keluarga tak selamat, takut menularkan Corona ke orang lain, kekurangan pendapatan dan ekonomi, situasi yang tidak penuh kepastian, takut PHK dan kelangsungan bisnis, takut kerusuhan terjadi dan takut tidak bertemu dengan orang tersayang.

Untuk menghadapi kecemasan tersebut diperlukan dukungan orang lain, lebih khusus adalah keluarga. Dukungan utama dalam menghadapi situasi yang menyebabkan kecemasan bagi yang sudah menikah adalah adalah dari pasangannya.

Dukungan dapat berupa verbal (kalimat yang positif, saling curhat, saling mendukung) maupun non verbal (sentuhan yang penuh kasih sayang, sikap menghargai, tenggang rasa)

Menurut penelitian Sheidow yang dimuat dalam Journal of Children Family Study, 2014, kualitas hubungan dan keterikatan keluarga sangat menentukan kesehatan mental anggota keluarga.

Ada 5 cara yang unik pada setiap orang untuk mengungkapkan rasa sayang/cinta ataupun membutuhkannya dari pasangannya, melalui:

  • Kata-kata yang positif/mendukung
  • Sentuhan kasih-sayang.
  • Hadiah
  • Pertemuan khusus (bincang-bincang berdua)
  • Pertolongan dalam kesulitan

Setiap orang dapat menunjukkan dan membutuhkan lebih dari satu bahasa cintanya kepada orang yang disayanginya. Hendaknya kita mengetahui apa saja bahasa cinta pasangan kita, sehingga kita dapat menunjukkan rasa sayang kita sesuai kebutuhannya.

10 Hal yang dianjurkan/dicontohkan Rasulullah SAW

  1.  Ketika istri menyiapkan minuman untuk suaminya, maka Allah SWT hapuskan dosanya.
  2. Suami-istri berjalan sambil berpegangan tangan, maka saat tangan itu dilepas, Allah SWT tanggalkan dosa-dasa keduanya.
  3. Suami istri yang tidur berdampingan, maka pahalanya sama dengan orang yang shalat sunnah 100 rakaat.
  4. Rasulullah menganjurkan suami istri tidur satu selimut berdua.
  5. Makan sepiring berdua dan minum segelas berdua.
  6. Rasulullah SAW menganjurkan suami agar sesering mungkin mencium istrinya. Tak hanya wajahnya, tapi juga tangannya.
  7. Rasulullah menganjurkan istri agar menyempatkan menyisiri rambut suami.
  8. Rasulullah menganjurkan pasangan suami-istri agar menyempatkan diri mandi bersama.
  9. Rasulullah menganjurkan suami agar menyempatkan diri menemani istri mengurus pekerjaan rumah tangga. Misalnya membantu pekerjaan dapur.
  10. Hendaklah suami memanggil istrinya dengan panggilan kesayangan, Misalnya Rasulullah memanggil Siti Aisyah, “Yaa Humaira”)

*) Disampaikan dalam Zoominar Psikososial Cekal Covid 19 Dompet Dhuafa, 24 April 2020