15 Rohingya Meninggal dan Dilarung ke Laut Sebelum Sampai ke Perairan Aceh

2.331 views

ACEH – Salah seorang pengungsi rohingya di Aceh, Zaiburrahman, 34, mengucapkan syukur saat menyentuh daratan Aceh setelah terkatung-katung di lautan.

Pengungsi Rohingya itu, bersama 113 lainnya, mengaku harus bertahan hidup selama empat bulan di lautan dengan stok pangan yang minim.

“Kami tidak punya banyak persediaan pangan,” kata dia.

Mereka berangkat dari Rakhine State menuju Bangladesh untuk menjemput para pengungsi lainnya.

Setelah itu, kata Zaiburrahman, mereka mulai mengarungi lautan menuju Malaysia.

“Namun ketika sampai perairan Malaysia, kami ditolak,” ujar Zaiburrahman.

Sejak saat itu, kapal mereka berlayar tanpa tujuan, hingga akhirnya mendarat di perairan Aceh utara karena kebaikan hati warga setempat.

Zaiburrahman mengatakan sebanyak 15 dari 114 pengungsi meninggal dunia dalam petualangan mereka di lautan, karena sakit dan kekurangan pasokan makanan. “Mereka kami larung ke lautan,” ujar Zaiburrahman.

Namun akhirnya, mereka  diselamatkan nelayan Aceh, dan tersisa 99 pengungsi yang terdiri dari 17 orang pria, 49 orang perempuan, 10 anak laki-laki dan 22 anak perempuan serta seorang bayi perempuan.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Aceh karena menerima kehadiran kami,” kata dia, dikutip Anadolu.