Selasa , 26 September 2017
Home > Pakeliran

Pakeliran

ALAP-ALAPAN SRIKANDI

WAYANG paling apes di negeri Ngastina mungkin hanya Pendita Durna seorang. Bayangkan, dalam usia 70 tahun, tak juga menikah. Bukannya dia tak punya selera pada wanita, perempuannya saja yang selalu menolak. Mayoritas cewek memprediksi, lelaki tua biasanya sudah loyo dalam urusan ranjang. Ibarat bikin perapian orang mau masak, kayu susah “menyala” karena habis kehujanan. Dipaksakan masuk ke dalam tungku pun, …

Read More »

SRIKANDI AJAR MANAK

BETAPAPUN enak menjadi ratu sabrangan, masih enakan menjadi raja di Tanah Jawa. Selain PAD (Pendapatan Asli Daerah) lebih besar, infrastruktur (prasarana wilayah) lebih komplit. Di negeri Tanah Jawa seperti: Pandhawa, Kurawa, Mandura, Mandaraka, Wiratha, Dwarawati, sudah ada KA, listrik, telpon, PAM, mal lan departemen store. Sedangkan di tanah sabrang seperti Girikedasar kerajaan Prabu Dirgapracona, telpon masih diontel, HP pun masih …

Read More »

AJI BANDUNG BANDAWASA

SEBAGAI raja baru di Ngamarta, status Puntadewa memang masih perjaka tulen. Dibutuhkan segera seorang ibu negara, untuk menjadi pendamping sang raja, sekaligus menjadi Ketua Darma Wanita. Memangnya saat masih bernama Wijakangka, raja muda ini tak punya pacar? Pacar dari Hongkong, wong putra sulung almarhum Prabu Pandu ini takut perempuan. Dia memang susah bergaul dengan wanita, tapi pengin menggauli juga. Bratasena …

Read More »

WAHYU TEJABAWONO

WAHYU adalah zat yang tanpa bentuk, yang tak berwujud tapi bisa dirasakan oleh pemiliknya. Dengan wahyu itu seorang tokoh di dunia wayang menjadi lebih pede menjalani kehidupan. Mau nyapres misalnya, meski elektabilitiasnya demikian rendah, tetap ngotot saja untuk maju. Bahkan jika ada yang mengkritisi, hanya dijawab: “Sirik luh, gini-gini gue kan ketua umum partai!” Menjelang akhir tahun 2017 ini kahyangan …

Read More »

LEMBU ANDINI KEMBAR

GAJAH Antisura adalah kendaraan dinas semua raja yang pernah bertahta di negeri Ngastina. Sejak Prabu Palasara, Sentanu, Kresna Dwipayana (Abiyasa), Pandu Dewanata, sampai kemudian Duryudana; semua menggunakan kendaraan yang sama. Dengan demikian usianya sudah demikian tua, ratusan tahun mungkin. Pernah Prabu Duryudana ingin mengadakan peremajaan, tapi anggarannya selalu dibintangi atau ditahan oleh DPR Ngastina. Alasannya, Gajah Antisura masih layak tumpak …

Read More »

GATUKACA NAGIH JANJI

KEDUDUKAN seorang raja tak menjadi lengkap mana kala dia tak memiliki kereta berkuda. Adipati Karno memiliki kreta Kyai Jaladra, sementara kesatria Madukara Harjuna punya Kyai Jatisura. Itu merupakan kendaraan dinas pejabat elit dunia perwayangan. Bila plat nomernya Adipati Karno NG 01, Harjuna hanya M-2326 RFS.  Lho kok pakai plat nomer umum? Lha iya, karena jatah plat nomer miliknya kadung dibeli …

Read More »

JAMUS KALIMASADA MURCA

DALAM usia 45 tahun dewasa ini, Raden Burisrawa terus saja jomblo, hidup membujang berkepanjangan. Tidur sendiri, makan sendiri, mencuci juga sendiri; macam Rinso. Di rumahnya di kompleks BTN Cindekembang Permai, putra Prabu Salya dari Mandaraka itu kerjanya hanya muter kaset lagu lamanya Kus Plus, “Begini nasib jadi bujangan, ke mana-mana asalkan suka tiada orang yang melarang, ….hati senang walaupun tak …

Read More »

SEMAR GUGAT

DULU Candi Saptahargo hanya menjadi arena semedi Begawan Abiyasa sekaligus menelaah isi kitab suci. Tapi sesuai tuntutan zaman, tempat itu kini juga jadi arena diskusi politik macam “Warung Daun” di Jakarta. Tokoh-tokoh Pendawa seperti Gatutkaca, Antasena, sering hadir di sini. Setyaki dari Dwarawati juga tak pernah absen. Paling aktif adalah Resi Seta dari pertapan Suhini. Dalam setiap diskusi yang berlangsung …

Read More »

KYAI SENGGOLMODOD MURCA

PRABU Yaksabagendra kena vertigo dadakan. Bukan persoalan ekonomi atau dipanggil KPK, tapi masalah poligami. Dia ingin kawin lagi, namun takut melanggar PP-10 tahun 1983. Padahal rencana perkawinan itu semata-mata bukan untuk kepentingan dan kepuasan syahwat, melainkan demi kaderisasi pemimpin di negeri Padaskencana ke depan. Masalahnya, sejak menikah  5 tahun lalu, hingga kini istri tak juga memiliki keturunan. Kerja tiap malam …

Read More »

BETARI WIDOWATI GUGAT

SAMA-sama bidadari makhluk kahyangan, Bethari Widowati merupakan bidadari kelas elit. Dia lebih tinggi derajatnya dari bidadari lain sebagaimana Dewi Irim-irim, Dewi Supraba, Dewi Tunjung Biru, Dewi Gagarmayang, Dewi Wilutama. Apa lagi dengan Dewi Yul dan Dewi Persik. Di samping cantiknya luar binasa, dia sangat mampu memuaskan pasangannya di ranjang. Kata wayang ngercapada yang berhasil menikah dengan titisan Widowati, bidadari Widowati …

Read More »