Tunanetra Pemecah Batu yang Sanggup Asuh 184 Anak Yatim

JAKARTA - Meski istri divonis tak dapat memiliki keturuan ditambah kebutaan yang dialami, tak membuat Sarono putus asa. Ia mengambil jalan hidup menjadi pemecah...

Cerita Tunanetra Menyambung Hidup Sebagai Pemecah Batu

JAKARTA - Desingan pahat yang beradu dengan batu terdengar nyaring. Tiap desingannya selalu diikuti dengan debu yang menyeruak. Bila debu terlampau banyak, Sarono segera...

Kisah Dokter Yusuf, Berobat Bayar Pakai Sampah dan Ngaji

JAKARTA - Baru-baru ini nama Dokter Yusuf Nugraha terdengar nyaring di telinga netizen. Pasalnya dokter asal Cianjur, Jawa Barat itu membuka klinik gratis bagi...

Tim Barzah DD Antar Jenazah ‘Buruh Cuci Steam’ ke Indramayu

JAKARTA - Kematian datang begitu cepat. Tidak menunggu tua dan sakit. Demikian Ustad Madroi membuka catatan harian Tim Barzah, Selasa (5/6/2018). Diceritakannya, Aydi seorang...

Pemkot Tangerang Siap Bantu Alif Sekolah

JAKARTA - Bagi Alif untuk mendapatkan pendidikan formal bukan lagi mimpi. Setelah kisah Alif viral di media sosial, banyak orang baik yang ingin membantu....

Dulu Makan Garam, Kini Alif Bisa Sekolah

JAKARTA - Bila kebanyakan anak usia 6 tahun telah duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK), tidak demikian dengan Alif. Kemiskinan membuatnya tak berdaya kendati...

Tentang Jepang

TOKYO - Tak ada yang memungkiri bahwa Jepang adalah negara maju. Tapi salah satu yang membuat saya kagum bukan pada kemajuan yang diraih oleh...

Marisini : “Saya tidak mau mati. Tolong Saya!”

PURWOKERTO - Marisini, 65 th, sebut saja demikian, wanita ini tak henti meneteskan air mata mengisahkan nasibnya. Ia memiliki dua orang cucu, yatim piatu,...

Cari Kardus untuk Berobat Kanker Payudara Istri

JAKARTA - Himpitan ekonomi memaksa Supardi (51) untuk memungut kardus sejak 2015. Selain untuk makan, hasil penjualan kadus juga SUpardi sisihkan untuk biaya operasi...

Melongok Kampung Marjinal Sri Rahayu : “Monggo. Mampir, Mas!”

PURWOKERTO - Ibu-ibu dan anak-anak bergegas turun dari ambulans Layanan Kesehatan Cuma-cuma Dompet Dhuafa (LKC-DD) Purwokerto, Jawa Tengah. Mereka baru saja mengikuti pemeriksaan dini...

SENYUM PAGI

Sumbangan HUT RI

HUT RI ke -73 sebentar lagi tiba. Segenap elemen masyarakat merayakan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Ini sudah menjadi tradisi tahunan, warga pun bergotong royong menyediakan dananya. Sayangnya, ada juga oknum-oknum dalam masyarakat yang memanfatkan moment itu untuk kepentingan pribadi. Di sana sini ditemukan orang-orang...
- Advertisement -

PAKELIRAN

PENDAWA NGENGER

ORANG yang terlalu jujur dan lugu memang tak bisa berpolitik. Begitulah keluarga Pendawa Lima seperti Puntadewa-Bima-Permadi dan Nakula-Sadewa. Ditambah kurang baca buku dan koran, mereka jadi mudah dikadali wayang lain. Celakanya, Pendawa Lima ini ketemu Patih Sengkuni dari negeri Ngastina. Langsung saja jadi korban...