Menikmati Banjir Jakarta

SEJAK jaman Belanda Jakarta memang sudah akrab dengan banjir, gara-gara dilewati 13 aliran sungai. Pemerintahannya dari gubernur ke gubernur selalu mencoba mengatasi dengan berbagai...

Menikahi Orang Miskin

INGIN mempertahankan jenis sudah menjadi naluri manusia. Sebagai manusia berbudaya dan beragama, kemudian terciptalah yang namanya pernikahan. Tapi di negeri ini, ketika laju pertumbuhan...

Ketahanan Keluarga

SEBUAH keluarga bisa bertahan lama sampai kaken-ninen (tua renta), harus banyak kompromi antara suami dan istri. Jika mau menang sendiri, bisa terjadi apa yang...

Terowongan Silaturahmi

SELAMA ini kita mengenal terowongan seputar Trowongan Mina di Mekah, Terowongan Gubeng di Surabaya, dan Terowongan Ijo di Gombong (Jateng). Pada pemerintahan Jokowi yang...

Ganja Penutup Utang ?

RAFLI Kande, anggota DPR dari Fraksi PKS, dalam RDP dengan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto akhir Januari lalu melemparkan usul agar pemerintah melegalkan ganja sebagaimana...

Lupakan Para Eks WNI ISIS

JIKA ditilik dari rasa kemanusiaan, memang kasihan juga nasib 600 eks WNI yang jadi kombatan (tentara) ISIS di Suriah itu. Setelah pasukan pengagung gerakan...

RTH Jadi Sentra Kuliner

SEBAGAI perusahaan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), PT Jakpro memang harus mencari keuntungan sebanyak-banyaknya untuk disetor ke Pemprov DKI. Namun demikian jaman Gubernur Ahok...

Hakim Beraset Rp 8,1 Juta

HARI gini di era gombalisasi, ternyata masih ada hakim yang berprinsip biar tidak makmur asal jujur, siap miskin ketimbang masuk LP Sukamiskin. Dia adalah...

Badan Usaha Milik Nenek?

BANYAK makan gorengan bisa menyebabkan kolesterol di tubuh meningkat tajam, dengan resiko terkena stroke. Ketika gorengan itu berupa saham, maka BUMN yang memakannya juga...

Kraton Agung Sejagad

DI era milenial yang serba digital, jika kepengin jadi raja dan ratu sebaiknya ikut main kethoprak mataram saja. Tetapi di Desa Pogung Jurutengah Kec....

SENYUM PAGI

Marah Yang Tak Terhormat

MARAH itu hak semua anak bangsa, dari presiden sampai rakyat jelata bisa melakukannya. Bagaimana jika yang marah wakil rakyat di Senayan? Ini yang luar biasa, orang Jawa bilang: nesu-nesu sing ora mutu. Padahal politisi Senayan itu sering disebut “anggota dewan yang terhormat”. Tapi ironisnya...

WAYANG PARODI

BEGAWAN BAJRABUWONO

PERTAPAN Jati Tembara belakangan tambah ramai, karena cantrik-cantrik yang berguru di situ semakin banyak. Tak hanya cantrik kelas akar rumput saja, bahkan sejumlah elit politik di Ngamarta dan Ngastina ikut pula menjadi muridnya. Misalnya Bima dan Harjuna dari Pendawa, Burisrawa-Kartomarmo-Durmagati dari Ngastina. Mereka ini...