Setumpuk “PR” Cegah Tragedi Wamena Terulang

SITUASI Wamena, ibukota Kab. Jayawijaya, Papua dilaporkan mulai beringsut normal pasca tragedi kemanusiaan akibat aksi anarkis massa berupa pembakaran dan penjarahan, 23 September lalu. Tiga...

TNI, Tentara Rakyat

CITRA TNI sebagai tentara yang berasal dan tidak berjarak atau memiliki kedekatan dengan rakyat terus membaik dari tahun ke tahun walau pun sejumlah bidang...

PERPPU: Terbit….Tidak……Terbit

JADI tidaknya Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) revisi UU Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK dengan harap-harap cemas dinanti rakyat. “Terbit….tidak…..terbit,...

DPR: Rame ing Pamrih, Sepi ing Gawe

KASIHAN, para anggota DPR 2019 – 2024 yang baru dilantik, karena mereka tidak saja diwarisi stigma buruk oleh para pendahulunya (DPR 2014 – 2019)...

DPR Baru, Kecemasan Baru

Di tengah suara miring dan kekecewaan publik atas kinerja buruk DPR 2014 – 2019 terutama dalam menjalankan fungsi legislasi, anggota DPR 2019 – 2024...

Rusuh Papua, Bara yang Mudah Menyala

AMUK massa terhadap warga pendatang di Wamena, Kab. Jayawijaya, Papua 23 Sept. lalu adalah tragedi kemanusiaan yang tidak bisa ditangani kasusnya secara ...

“Bola” di Tangan Jokowi

PRESIDEN Jokowi perlu bergegas menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) setelah di tengah gelombang aksi mahasiswa yang digelar di sejumlah kota 23 dan 24...

Jangan Ikuti Irama Gendang Koruptor

GELOMBANG aksi mahasiswa di sejumlah kota termasuk di ibukota yang berakhir ricuh, Selasa lalu (24/9), menuntut pembatalan UU KPK yang telah disahkan DPR dan...

Demokrasi Terusik, Mahasiswa Beraksi

BAGAIKAN sarang lebah yang terusik, ribuan mahasiwa di berbagai kota serentak bergerak menentang upaya DPR mengesahkan sejumlah UU yang sebagian pasal-pasalnya dianggap menghianati...

Bola Liar Isu Papua

AKSI unjukrasa, sering berujung anarkis, silih berganti berlangsung di tanah Papua sejak kasus bernuansa rasial di Malang dan Surabaya pertengahan Agustus lalu. Di Jayapura terjadi...

SENYUM PAGI

Tunjangan Lansia

KULU nafsin dzaikatul maut (setiap yang hidup akan mati), begitu Qur’an mendalilkan. Sebelum ajal tiba, ada proses dulu. Menjadi tua dulu, sakit-sakitan, baru malaikat Izroil menjemput. Tapi banyak juga yang potong kompas, tak menjadi tua dulu, tidak sakit-sakitan sebelumnya, tahu-tahu klepeg…..meninggal gara-gara serangan jantung...
- Advertisement -

PAKELIRAN

HARJUNA CATUR (II)

TIBA di kerajaan Dwarawati ternyata Prabu Betara Kresna tak ada di tempat. Kata Patih Udawa, beliaunya sedang membezuk Resi Seta di RS Mitra Keluarga Kaya, karena ditusuk wayang radikal pakai candrasa. Dari pertapan Sukohini selama ini sang resi memang getol jadi pegiat gerakan anti...