Beranda Label Durna

Label: Durna

BALADEWA TUMBAL (1)

VIRUS Corona memang luar biasa. Gara-gara dhalangnya terpapar Covid-19, wayang-wayang dalam kotak juga mayoritas positip Corona. Dan penyebarannya begitu cepat, karena dalam kotak tak...

ASWATAMA GANDRUNG (3)

SINGGASANA baru itu bukan dalam bentuk kekuasaan raja, tapi sekedar Rutan ukuran 2,5 X 1 meter, sehingga tentu saja SSSSS (Sangat Sempit Selonjor Saja...

DURNA GUGUP

SKENARIO Perang Baratayuda Jayabinangun (PBJ) semua tertulis jelas di Kitab Jitapsara. Sayangnya isinya dirahasiakan untuk makhluk ngercapada dan kahyangan. Wayang ngercapada yang tahu isinya...

KARUNA MINTA JIWA

BIASANYA sebulan sekali Istana Gajahoya di negeri Ngastina menggelar pasewakan agung dengan dihadiri para pejabat dan kawula alit. Di depan, Prabu Duryudana duduk semeja...

SAMBA NGAYAWARA

DALAM dunia perwayangan, ada aturan tak tertulis, maksimal raja hanya boleh beristri tiga. Patuh pada UU Perkawinan gaya wayang, maka bini Prabu Kresna hanyalah:...

DURNA TUMBAL

SEBETULNYA hak atas negeri Ngastina ada pada keluarga Pendawa Lima, tapi karena Gendari istri Destarata juga berambisi salah satu putranya jadi penerus dinasti Ngastina,...

MBANGUN PLASA JENAR

PATIH Sengkuni kaget betul, pagi-pagi kedatangan anak muda mengenakan ransel, pakai celana pendek, bersepatu Bata, dan di dada ditempel poster bertuliskan: JALAN KAKI YOGYAKARTA-JAKARTA...

CANDI GROJOGANSEWU

BAGI para elit politik di negeri Ngastina, sesungguhnya Prabu Baladewa sering dalam posisi “musuh dalam selimut”. Soalnya dia sering mengoposisi berbagai kebijakan Prabu Duryudana....

BALE SIGALA-GALA

SEWAKTU muda, Prabu Kresna Dwipayana atau Abiyasa agaknya suka “jajan”. Bukan kalangan artis seharga Rp 80 juta, tapi hanya cewek-cewek murahan. Buktinya, ketiga anak...

PENDITA DURNA BANDAN

JAGAD wayang modern juga tak lepas akan kebutuhan minyak dan gas. Mobil-mobil para wayang bisa jalan harus dengan BBM, dapur-dapur para ibu wayang bisa...

SENYUM PAGI

Marah Yang Tak Terhormat

MARAH itu hak semua anak bangsa, dari presiden sampai rakyat jelata bisa melakukannya. Bagaimana jika yang marah wakil rakyat di Senayan? Ini yang luar biasa, orang Jawa bilang: nesu-nesu sing ora mutu. Padahal politisi Senayan itu sering disebut “anggota dewan yang terhormat”. Tapi ironisnya...

WAYANG PARODI

BEGAWAN BAJRABUWONO

PERTAPAN Jati Tembara belakangan tambah ramai, karena cantrik-cantrik yang berguru di situ semakin banyak. Tak hanya cantrik kelas akar rumput saja, bahkan sejumlah elit politik di Ngamarta dan Ngastina ikut pula menjadi muridnya. Misalnya Bima dan Harjuna dari Pendawa, Burisrawa-Kartomarmo-Durmagati dari Ngastina. Mereka ini...