Beranda Label Durna

Label: Durna

CANDI GROJOGANSEWU

BAGI para elit politik di negeri Ngastina, sesungguhnya Prabu Baladewa sering dalam posisi “musuh dalam selimut”. Soalnya dia sering mengoposisi berbagai kebijakan Prabu Duryudana....

BALE SIGALA-GALA

SEWAKTU muda, Prabu Kresna Dwipayana atau Abiyasa agaknya suka “jajan”. Bukan kalangan artis seharga Rp 80 juta, tapi hanya cewek-cewek murahan. Buktinya, ketiga anak...

PENDITA DURNA BANDAN

JAGAD wayang modern juga tak lepas akan kebutuhan minyak dan gas. Mobil-mobil para wayang bisa jalan harus dengan BBM, dapur-dapur para ibu wayang bisa...

KUMBAYANA NUGRAHA

BERDASARKAN sensus penduduk kahyangan 2018, dewa di Jonggring Salaka itu sangat banyak, berjuta-juta jumlahnya. Tapi yang terkenal dan sering muncul di publik hanya belasan...

PANGGUNG SANGGA DEWANTO

LAZIMNYA orang memasang gambar wayang idola pada dinding rumahnya, macam Gatutkaca atau Kyai Semar. Tapi, ini justru wayang mengidolakan tokoh manusia. Lihat saja Prabu...

GADA RUJAKPOLO MURCA

SETELAH harga beras rajalele di pasaran wayang luar kotak anjlok sampai Rp 850.000,- perkwintal, kerajaan Gilingwesi benar-benar dilanda resesi ekonomi. Maklum beras rajalele merupakan...

EKALAYA CINIDRA

MELIHAT bahwa di Ngastina banyak berdiri yayasan perguruan yang mengarah ke komersialisasi pendidikan, Pendita Durna ikut-ikutan pula mendirikan perguruan tinggi.  Dengan modal tanah kapling...

MBANGUN CANDI GROJOGANSEWU

          BAGI para elit politik di negeri Ngastina, sesungguhnya Prabu Baladewa sering dalam posisi “musuh dalam selimut”. Soalnya dia sering mengoposisi berbagai kebijakan Prabu...

ALAP-ALAPAN SRIKANDI

WAYANG paling apes di negeri Ngastina mungkin hanya Pendita Durna seorang. Bayangkan, dalam usia 70 tahun, tak juga menikah. Bukannya dia tak punya selera...

Pendita Durna Nugraha

DEWA di Jonggring Salaka itu banyak. Berdasarkan sensus penduduk kahyangan 2015, jumlahnya mencapai 5 juta jiwa. Kalau tidak percaya, silakan hitung sendiri. Tapi yang...

SENYUM PAGI

Ngopi Mencegah Kantuk?

DI masa kampanye tempo hari pernah menjadi viral, ketika Capres Prabowo menyetop pidatonya saat terdengar adzan dhuhur. Masalahnya, dia bukan istirahat untuk salat, melainkan mau ngopi dulu. Ini yang diviralkan. Padahal bisa saja kan, karena sebagai musafir dia sengaja salatnya mau dijamak takkhir, yakni...
- Advertisement -

PAKELIRAN

GATUTKACA WINISUDA

SEMENJAK Prabu Arimba raja Pringgodani tewas dibunuh Bima, sudah puluhan tahun lamanya tahta kerajaan dibiarkan kosong. Suksesi kepemimpinan tersendat-sendat. Di negeri yang rakyatnya berwujud raksasa dari RT sampai pejabat-pejabatnya itu dianggap belum ada yang layak jadi raja. Pringgodani bagaikan kapal tanpa nahkoda, tata pemerintahan...