Beranda Label Duryudana

Label: Duryudana

LIMBUK SUWARGA

SEMENJAK program ekspor babu diresmikan Menteri Tenaga Kerja Sudomo taun 1983, jagad perwayangan juga ikut latah. Negara Ngastina misalnya, ikut-ikutan mengirim TKW (Tenaga Kerja...

BALE SIGALA-GALA

SEWAKTU muda, Prabu Kresna Dwipayana atau Abiyasa agaknya suka “jajan”. Bukan kalangan artis seharga Rp 80 juta, tapi hanya cewek-cewek murahan. Buktinya, ketiga anak...

SESAJI RAJA SINGA

SIANG itu banyak petinggi negara berkumpul di kerajaan Dwarawati. Ada Prabu Puntadewa dari Ngamarta, Prabu Baladewa dari Mandura, Prabu Mastwapati dari Wirata, termasuk juga...

TUGU WASESA

SUASANA sidang di sitinggil Kerajaan Ngastina siang itu tampak begitu hening, Prabu Duryudana beserta Patih Baladewa serius sekali membicarakan tentang berdirinya negara baru, Gilingwesi....

PUTER PUJA PANDAWA

TENGAH malam pukul 02.00 dinihari Prabu Duryudana terbangun dari mimpinya. Baru saja dia terima wangsit bahwa dewa akan memberi kemuliaan keluarga Kurawa. Syaratnya, kelurga...

UMBUL CINDEREJO

NGASTINA adalah negeri yang tak pernah sepi dari sorotan internasional. Semua warga dunia perwayangan tahu bahwa negara tersebut adalah hasil pembajakan hak orang lain....

Pendawa-Kurawa Trajon

LEBARAN tinggal seminggu lagi, harga sembako di Ngastina makin meroket. Di hari biasa daging sapi non skandal “Lahmul Bakorun” hanya seharga Rp 120.000,- selama...

Wahyu Cakraningrat

  HINGGA usia 40 tahun hari ini,  Sarjokesuma alias Lesmana Mandrakumara belum pernah merasakan “surga dunia”. Semua rekan seangkatannya sudah menikah, sedangkan dia tetap menjadi...

SENYUM PAGI

Ngopi Mencegah Kantuk?

DI masa kampanye tempo hari pernah menjadi viral, ketika Capres Prabowo menyetop pidatonya saat terdengar adzan dhuhur. Masalahnya, dia bukan istirahat untuk salat, melainkan mau ngopi dulu. Ini yang diviralkan. Padahal bisa saja kan, karena sebagai musafir dia sengaja salatnya mau dijamak takkhir, yakni...
- Advertisement -

PAKELIRAN

GATUTKACA WINISUDA

SEMENJAK Prabu Arimba raja Pringgodani tewas dibunuh Bima, sudah puluhan tahun lamanya tahta kerajaan dibiarkan kosong. Suksesi kepemimpinan tersendat-sendat. Di negeri yang rakyatnya berwujud raksasa dari RT sampai pejabat-pejabatnya itu dianggap belum ada yang layak jadi raja. Pringgodani bagaikan kapal tanpa nahkoda, tata pemerintahan...