Cara Baru Sinar Mas Cegah Kebakaran Lahan

Zukri Saad, Kepala Divisi Sustainability PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART). Foto:ist

JAKARTA (KBK) – Ada mekanisme baru yang diterapkan oleh PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) dalam penggunaan dana CSR untuk memelihara lingkungan di sekitar wilayah operasi. Di mana warga desa di sekitar perkebunan SMART, yang lahannya tidak terbakar selama periode Juli hingga Desember 2015, mereka mendapat reward sekitar Rp100 juta dari SMART.

Hal itu disampaikan Zukri Saad, Kepala Divisi Sustainability PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART), kepada KBK seusai memberikan ceramah di Workhsop Forum Aksi untuk Bisnis yang Bertanggungjawab, di Balai Kartini, Kamis (17/12/2015).

“Jika dalam satu tahun mereka tidak ada melakukan pembakaran, mereka akan mendapat hadiah 100 juta, jika 5 tahun berturut-turut tidak ada pembakaran, bisa mendapatkan sekitar 500 juta atau sesuai yang dianggarkan SMART untuk membantu masyarakat sekitar,” jelasnya.

Kebijakan insentif tentunya tidak diberikan kepada perorangan, melainkan digunakan untuk pengembangan berbagai aktivitas, antara lain di sektor pendidikan dan juga untuk kemandiran masyarakat desa tersebut.

Selain kebijan instentif, untuk pencegahan pembakaran lahan oleh petani, perusahaan akan aktif membantu masyarakat untuk  membantu pembukaan lahan kebunnya.

“Mereka tinggal melapor ke SMART, kami yang akan membangunkan kebunnya, sehingga akan ada nol kebakaran atau zero burning untuk tingkat masyarakat desa,” ujarnya.

Dikatakan Zukri, terkait kebakaran hutan dan lahan beberapa waktu lalu terdapat 600 titik api di kebun-kebun di perusahaannya. Kendati jumlah titik api besar, kebakaran umumnya hanya terjadi di lahan-lahan yang kecil, antara 2-3 ha saja. “Paling besar lahan yang terbakar di kebun kami hanya seluas 19 ha,” katanya.