Desanya Rawan Longsor, Warga Mekarmukti Enggan Direlokasi

ilustrasi/ist

Garut-Desa Mekarmukti, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut rawan longsor. Namun masyarakat di daerah tersebut sampai saat ini enggan direlokasi.

“Kami paham benar akan potensi bencana di daerah tersebut yang sangat tinggi sehingga bisa mengancam keselamatan warga. Oleh karena itulah kami telah menawarkan agar mereka direlokasi akan tetapi mereka menolak,” kata Bupati Kabupaten Garut Rudy Gunawan seperti diberitakan PR Online , kemarin.

Hal ini dikatakan Rudy karena beberapa hari lalu ada peristiwa pergerakan tanah yang disertai retakan yang terjadi di Kampung Pasir Geulis, RT 01 RW 06, Dusun Mekarbakti, Desa Mekarmukti, Kecamatan Talegong.

Rudy menjelaskan pergerakan tanah di kawasan Desa Mekarmukti itu sebenarnya sudah diprediksi cukup lama. Apalagi kejadian serupa juga sempat terjadi di sejumlah daerah lainnya tak jauh dari kawasan tersebut pada tahun lalu.

“Sejak itu pula, Pemerintah Kabupaten Garut telah menawarkan agar warga mau direlokasi akan tetapi warga dengan tegas menolaknya,” katanya.

Menurutnya, terdapat lebih dari 100 KK yang bisa jadi terkena dampaknya jika sampai terjadi longsor. Dan dari ratusan KK tersebut, hingga saat ini hanya tujuh KK yang bersedia untuk pindah.

“Lebih bahaya lagi, warga yang menolak untuk pindah merasa sudah terbiasa dengan kondisi seperti itu sehingga mereka menanggapnya bukan sebuah ancaman serius,” ucapnya.

Untuk lebih memastikan kondisi saat ini, kata Rudy, melalui BPBD, Pemkab Garut akan segera melakukan pemeriksaan lokasi pemukiman warga. Dana Bantuan Tak Terduga pun akan dikeluarkan untuk meneliti pergerakan tanah yang terjadi.