Markas Kepolisian di Afganistan Dibom, Enam Tewas

Ilustrasi korban jiwa bom di Afghanistan Foto: Xinhua

AFGANISTAN – Markas kepolisian di daerah Haska Mena provinsi Nangarhar yang berbatasan dengan Pakistan diserang ledakan bom dan menewaskan sedikitnya enam pasukan keamanan termasuk kepala kepolisian daerah.

Diberitakan VOA, Minggu (12/6/2016), dalam serangan ISIS sebelum subuh di Afghanistan timur tersebut akhirnya menimbulkan pertempuran gencar selama berjam-jam yang menewaskan sedikitnya 15 orang militan ISIS dan tujuh luka-luka, seperti diinformasikan seorang juru bicara pemerintah provinsi.
Pasukan Afghanistan apat mengalahkan serangan ISIS karena bantuan pasukan segera datang, meskipun enam polisi harus tewas.

Namun, media dan penduduk setempat melaporkan sedikitnya 11 anggota pasukan keamanan luka-luka dan enam dari mereka luka berat. Para penyerang yang bersenjata berat kabarnya berhasil memasuki markas kepolisian dalam serangan mendadak sebelum dipukul mundur.

Di daerah Rodat yang dekat dengan daerah tersebut, sebuah bom improvisasi yang dipasang dalam masjid diledakkan pada saat sembahyang Jumat, yang menewaskan sedikitnya empat jemaah dan melukai lebih dari 70 lainnya. Pemimpin sholat tersebut termasuk di antara yang tewas.

PBB mengutuk serangan terhadap kaum sipil sebagai kejahatan perang dan menuntut agar pelakunya mendapat ganjaran yang setimpal.