Polisi Tangkap Ribuan Demonstran di Kashmir India

Ilustrasi Bentrokan Polisi dan demonstran pemuda di Srinagar, Ibukota Khasmir India/ AFP

INDIA – Dalam kurun waktu dua minggu, seribu demonstran anti-India di wilayah Himalaya telah ditangkap pasukan pemerintah Kashmir-India.

VOA melansir, Inspektur Jenderal polisi, Syed Javaid Mujtaba Gillani mengatakan, penangkapan itu dilakukan dalam dua minggu terakhir, untuk mengakhiri protes sebulan di mana lebih dari 55 warga sipil dan dua polisi tewas dan ribuan lainnya terluka.

Seperti diketahui, Kashmir telah berada di bawah pengaturan keamanan ketat dan jam malam sejak pembunuhan seorang komandan pemberontak pada tanggal 8 Juli yang memicu aksi protes terbesar terhadap kekuasaan India dalam beberapa tahun terakhir ini.

Namun meskipun telah diatur keamanan yang ketat, tetap saja banyak para demonstran yang mengabaikannya dan turun ke jalan untuk ikut dalam aksi protesnya.

Senin (8/8/2016), puluhan ribu tentara telah berpatroli di jalan-jalan yang dikelilingi kawat berduri. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, toko-toko dan sekolah-sekolah ditutup karena tindakan keras keamanan dan protes yang disponsori kaum separatis.

Para politisi separatis yang menantang kedaulatan India atas Kashmir, menyerukan warga untuk menolak tindakan keras pemerintah dan melakukan protes ketika tentara menyerbu lingkungan warga untuk menangkap para pemuda.